Cerita Lengkap Penemuan Jenazah Angeline

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 11 Juni 2015 | 06:00 WIB
Cerita Lengkap Penemuan Jenazah Angeline
Pengumuman Angeline hilang.

Suara.com - Senyuman Angeline masih bisa dilihat di internet. Ketik saja 'Angeline tewas' di situs pencarian. Namun senyum itu hanya bisa dilihat di foto saja.

Angeline sudah dipastikan tidak bisa memperlihatkan senyumnya secara nyata. Dia dipastikan tewas mengenaskan, Rabu (10/6/2015) kemarin.

Angeline adalah anak perempuan berusia 8 tahun yang sebelumnya dinyatakan hilang sejak Sabtu (16/5/2015), Bahkan pengumuman hilangnya disebar lewat selebaran. Di sana dituliskan keadaan terakhir Angeline hilang mengenakan kaos panjang biru dan sendal jepit kuning.

Angeline ditemukan tewas terkubur di halaman belakang rumahya, Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali. Mayat Angeline ditemukan oleh polisi setelah mendapatkan perhatian dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat nasional maupun internasional.

Padahal upaya pencarian Angeline dilakukan banyak orang. Termasuk sukarelawan yang berjalan kaki menyusuri rute yang biasa ditempuh oleh Angeline saat dia berangkat ke sekolah. Puluhan teman sekolah Angeline di SD 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, juga ikut menyebarkan informasi mengenai hilangnya Angeline.

Janggal

Kejanggalan hilangnya Angeline sebenarnya sudah tercium sejak Jumat (5/6/2015) pekan lalu. Saat itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi gagal menemui ibu angkat Angeline, Margaretha di Denpasar.

Saat itu tidak ada anggota keluarga Angeline. Setekah menunggu di depan pintu gerbang rumah di pinggir jalan, Yuddy didatangi seorang petugas pengamanan pribadi yang berjaga di depan rumah, I Dewa Ketut Raka. Dia mengatakan keluarga tidak ingin menerima tamu karena kondisi psikis dan kesehatan Margareta yang tertekan setelah Angeline hilang.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise juga sempat datang. Tapi senasib dengan Yuddy.

Dua hari setelah penolakan menteri itu, Sekjen Komnas PA Arist Merdeka Sirait menyatakan kecurigaannya jika ibu angkat Angeline, Margriet sengaja menutup-nutupi kondisi rumah yang dianggap tak layak huni dan sengaja tak ingin mengungkap perlakuan yang diterima oleh Angeline.

Kandang ayam

Kemarin siang polisi membongkar kuburan Angeline di lahan pohon pisang yang berada di dekat kandang ayam di belakang rumah keluarganya. Jenazah Angeline di pendam di bawah gundukan tanah yang ditutupi dengan sampah. Angeline ditemukan setelah polisi menggali 3 lubang di sana.

Kepada suara.com, Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Ronny Sompie mengatakan tidak ada keluarga Angeline saat pengangkatan jenazah itu dilakukan.

"Dengan upaya maksimal, kami akhirnya menemukan bahwa Angeline dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Ronny Sompi.

Jenazah Angeline di bawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar, Bali pukul 13.40 WITA menggunakan mobil ambulans milik BPBD Denpasar. Dari evakuasi jenazah di rumah sampai dibawa ke rumah sakit, tangis ratusan warga langsung pecat saat menyaksikan proses evakuasi.

Terlebih kondisi jenazah gadis mungil dengan rambut terurai itu menyedihkan. Angeline yang terkubur dekat kandang ayam ternyata sambil memeluk boneka. Angeline dikuburkan dengan kedalaman 2 meter.

Cara Angeline dibunuh

Keterangan resmi kondisi kematian didapatkan dari Tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah. Mereka menemukan adanya luka akibat kekerasan benda tumpul di bagian kepala jenazah Angeline. Itu menyebabkan Angeline meninggal.

Selain itu luka memar pada wajah, leher, tangan, lengan, paha, pantat, dan punggung kaki akibat kekerasan benda tumpul.

"Leher jenazah terdapat bekas jeratan tali plastik sebanyak empat lilitan," kata Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit. Sementara pada punggung bagian kanan terdapat luka bekas sulutan api rokok.

Kematian Angeline semakin terkuak saat Seorang aktivis perlindungan anak dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Siti Sapurah mengungkapkan sebelum tewas, Angeline diperkosa oleh Agus, pembantu rumah tangga yang baru bekerja seminggu di rumah Margaret.

“Agus hanya dikasih tugas untuk mengubur jam 7 malam pada tanggal 16 itu. Dia baru bekerja seminggu di TKP. Pemerkosaan terhadap Angeline setelah seminggu dia bekerja di TKP,” kata Siti.

Margaret pun ditangkap di hari yang sama. Dia digelandang ke Markas Kepolisian Resor Kota Denpasar. Kepolisian Bali menduga orang-orang dekat korban terlibat dalam peristiwa tragis yang menimpa bocah cilik itu.

Orang-orang dekat tersebut di antaranya ibu angkat korban, Margaret dan dua saudari angkatnya yakni Ivone dan Kristin. Sampai Rabu malam Polisi belum menetapkan Margaret sebagai tersangka. Margaret belum mau mengaku itu terlibat aksi pembunuhan. Dia selalu mempunyai alibi membantah membunuh Angeline.

Tersenyumlah kamu di surga

Mendengar anak kandungnya tewas mengenaskan, Amidah, menangis histeris saat tiba di Instalasi Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Rabu kemarin. Angeline adalah anak kedua dari 3 bersaudara.

"Siapa yang bunuh kamu nak? Kenapa kamu dibunuh? Ibu tidak terima kamu diperlakukan seperti ini," kata Amidah.

"Pak Polisi, tangkap pelaku yang membunuh anak saya pak. Hukum mati saja dia," ujar Amidah.

"Kalau tidak mau jaga anak saya, kembalikan pada saya saja. Janganlah dibunuh," ujarnya histeris.

Tewasnya Angeline mengundang perhatian aktris Happy Salma. Bintang film dan teater itu ikut mendoakan Angeline.

Happy mengunggah foto Angeline dengan tatapan mata kosong. Sementara, di samping foto tersebut diberi caption, "RIP Angeline, tersenyumlah kamu disurga sayang.. Karena limpahan doa dari ku dan sebanyaknya orang yang menyayangimu."

Istri dari Tjokorda itu sebelumnya juga ikut menaruh perhatian saat Angeline dinyatakan hilang oleh ibu angkatnya pada 16 Mei lalu. Happy mengunggah poster anak hilang di Instagramnya lengkap dengan identitas Angeline. Ia mengaku sedih dengan hilangnya bocah berparas manis itu. (Antara/Tomi Tresnady/Laban Laisila)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angeline Disiksa dan Dibunuh, Ibu Kandung Histeris

Angeline Disiksa dan Dibunuh, Ibu Kandung Histeris

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 20:29 WIB

Angeline Ditemukan Tewas, Happy Salma: Tersenyumlah Kamu di Surga

Angeline Ditemukan Tewas, Happy Salma: Tersenyumlah Kamu di Surga

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2015 | 20:00 WIB

Angeline Ditemukan Tak Bernyawa, Polda Bali Olah TKP

Angeline Ditemukan Tak Bernyawa, Polda Bali Olah TKP

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 18:20 WIB

Polisi Temukan Jenazah Angeline Setelah Menggali Tiga Lubang

Polisi Temukan Jenazah Angeline Setelah Menggali Tiga Lubang

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 18:05 WIB

Waktu Ditemukan, Jenazah Angeline Sedang Memeluk Boneka

Waktu Ditemukan, Jenazah Angeline Sedang Memeluk Boneka

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 16:31 WIB

Saat Dua Menteri Ditolak Ortu Angeline Harusnya Polisi Bertindak

Saat Dua Menteri Ditolak Ortu Angeline Harusnya Polisi Bertindak

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 15:57 WIB

Terkini

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

×