Ibu Angkat Angeline Dulu Kerja di Konsulat Filipina, 2 Kali Kawin

Siswanto

Minggu, 14 Juni 2015 | 21:39 WIB
Ibu Angkat Angeline Dulu Kerja di Konsulat Filipina, 2 Kali Kawin
Aksi 1.000 lilin untuk mengenang Angeline di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (11/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Margriet Christina Megawe alias Margaret, ibu angkat Engeline Margriet Megawe atau Angeline (8), merupakan perempuan kelahiran Tarakan, Kalimantan Tengah. Ia pernah pernah bekerja di konsulat Filipina.

Hal itu dikatakan pengacara Margaret, M. Ali Sadikin, ketika mendampingi Margaret menjalani pemeriksaan di Polda Bali sebagai tersangka kasus penelantaran terhadap Angeline.

"Sebelum menikah dengan suami pertama, si ibu Margaret ini bekerja jadi staf di konsulat Filipina," kata Ali di Polda Bali, Denpasar, Minggu (14/05/2015).

Dia menambahkan Iyvone (sebelumnya ditulis Ivone), anak kandung Margaret, merupakan hasil perkawinan dengan suami pertama bernama Wenlis, warga negara Amerika Serikat. Margaret dan Wenlis Kemudian bercerai.

Setelah itu Margaret menikah lagi dengan lelaki asal Amerika bernama Duglas.

Dari pernikahan dengan Duglas, Margaret memiliki anak lagi yang kemudian diberi nama Christina. Duglas dan Margaret kemudian menetap di Bali, tepatnya di Jalan Sedap Malam 26, Denpasar, mulai tahun 2006.

Usai diperiksa hari ini, Margaret ditahan di Polda Bali.

‎"Saat ini ibu Margaret masih ditahan di Mapolda. Besok akan dilanjutkan kembali ketahap bagaimana dirinya selama ini mengasuh dan mendidik Angeline. Saat ini masih datar-datar aja, belum ada pertanyaan yang mendalam," katanya.

Selama sekitar tiga setengah jam, Margaret mendapat 28 pertanyaan penyidik.

Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu rumah Angeline, ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan. Kedua ibu angkat Angeline, Margaret, jadi tersangka kasus penelantaran anak.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orang tua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Jalan Sedap Malam 26, dekat kandang ayam.

Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.

Tim pendamping hukum orangtua Angeline dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Denpasar akan mendatangi Polda Bali pada Senin (15/06/2015) pukul 09.00 Wita untuk menyerahkan bukti baru terkait Margaret.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Angkat Angeline Capek, Penyidik Lanjutkan Pemeriksaan Besok

Ibu Angkat Angeline Capek, Penyidik Lanjutkan Pemeriksaan Besok

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 20:56 WIB

Pendamping Ortu Kandung Angeline Datangi Polda Bali Besok Pagi

Pendamping Ortu Kandung Angeline Datangi Polda Bali Besok Pagi

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 19:45 WIB

Kasus Angeline Berat, Dua Pengacara Tak Mau Dampingi Ibu Angkat

Kasus Angeline Berat, Dua Pengacara Tak Mau Dampingi Ibu Angkat

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 19:35 WIB

Perempuan Ini Marah karena Ibu Angkat Angeline TSK Penelantaran

Perempuan Ini Marah karena Ibu Angkat Angeline TSK Penelantaran

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 18:40 WIB

Angeline Dibunuh, Ketua FPI Jakarta Ikut Marah

Angeline Dibunuh, Ketua FPI Jakarta Ikut Marah

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 16:07 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×