Array

"Ramadan, Jangan Beri Uang ke Pengemis"

Rabu, 24 Juni 2015 | 02:30 WIB
"Ramadan, Jangan Beri Uang ke Pengemis"
Ilustrasi pengemis (shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sosial mengimbau kepada masyarakat tidak memberikan uang kepada pengemis di jalanan. Terutama saat Ramadan.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Kismoyohadi mengatakan itu melanggar Perda 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Pemberian uang juga bisa menimbulkan permasalahan sosial sebab akan timbul anggapan bahwa mencari uang di jalanan Jakarta itu mudah.

"Para pengemis bisa meraup jutaan rupiah perhari, sedangkan orang lain bekerja keras untuk dapat itu. Ini sama saja membiarkan kemalasan tetap ada di dalam diri mereka," ujar Kismoyohadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Akibatnya, dia melanjutkan, akan semakin banyak pengemis yang beroperasi di wilayah Ibu Kota. Banyaknya pemasukan pengemis di awal Ramadan ini dibuktikan dengan ditangkapnya seorang pengemis yang membawa uang Rp2 juta di wilayah Kecamatan Pesanggarahan, Jakarta Selatan.

Pengemis tersebut bernama Husin yang mengaku datang dari parung, Bogor dan datang ke Jakarta untuk meminta belas kasihan orang lain. Dia kemudian dijangkau oleh Sudin Sosial bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja.

"Kami sudah memantaunya beberapa waktu yang lalu, sebab kami juga mendapatkan laporan dari masyarakat. Pada hari ini, Selasa (23/6), Husin kami bawa ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya untuk diberikan pembinaan," ujar Kismoyohadi.

Menurut dia, saat dijangkau, pengemis itu menyimpan uangnya dengan rapi, yang membuat pihak sudin mudah dalam melakukan penghitungan.

"Awalnya dia sempat menolak bila uangnya dihitung. Namun kami berhasil membujuknya agar uang tersebut dititipkan," ujar Kismoyo.

Sementara menurut data Dinas Sosial DKI Jakarta, ada 56 pengemis yang telah dijangkau sampai pertengahan bulan Juni 2015, yang membuat total jumlah pengemis yang telah ditertibkan sepanjang bulan Januari hingga Juni 2015 adalah 464 orang.

Sepanjang bulan Juni 2015, ada 465 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang dijangkau oleh Dinsos DKI. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI