Atasi Marquez, Rossi Juara di Belanda

Ardi Mandiri

Sabtu, 27 Juni 2015 | 22:46 WIB
Atasi Marquez, Rossi Juara di Belanda
Valentino Rossi. (REUTERS/Ronald Fleurbaaij)

Suara.com - Valentino Rossi mengencangkan cengkramannya pada posisi pemuncak klasemen kejuaraan dunia pada Sabtu (27/6/2015), usai memenangi pertarungan melawan Marc Marquez untuk menjadi pemenang di MotoGP Belanda di Assen.

Pebalap Italia itu, yang mengendarai sepeda motor Yamahanya, memulai balap dari posisi start terdepan dan unggul hampir sepanjang jalannya balap, meski juara bertahan Marquez sempat menyalipnya saat balap tinggal menyisakan tujuh putaran.

Rossi dengan cepat merebut kembali posisi terdepan dan kemudian mengungguli upaya keras dari pebalap Spanyol yang menunggangi Honda itu di tikungan terakhir, untuk memastikan kemenangan ketiganya musim dan kemenangan ke-111 sepanjang karirnya yang gemilang.

"Kemenangan ini sangat penting karena saya kompetitif sepanjang akhir pekan," kata Rossi, yang selisih akhir dengan pebalap di belakangnya adalah 1,242 detik.

"Saya start dari posisi terdepan dan berjuang sepanjang balap. Kecepatannya sangat kuat namun Marquez mampu mengimbangi saya. Saya berusaha untuk memainkan semua kartu saya dan melakukan dua putaran terakhir yang sangat kuat." Bagi Rossi, ini merupakan kemenangan ketujuhnya di kelas MotoGP di trek Assen yang terkenal, satu kemenangan lebih banyak daripada koleksi enam kemenangan yang dicatatkan oleh pebalap legendaris Italia Giacomo Agostini.

Ia sekarang telah meraih sembilan kemenangan di semua kategori di satu-satunya sirkuit yang menghelat kejuaraan dunia setiap tahunnya sejak dibuka pada 1949.

Saat ia mengejar gelar kejuaraan dunia pertama sejak 2009, Rossi memperbesar keunggulannya atas rival terdekat Jorge Lorenzo menjadi sepuluh angka.

"Penting untuk mengambil angka maksimal pada akhir pekan seperti ini, ketika Anda merasa percaya diri karena kejuaraan masih panjang," tambah Rossi.

Pebalap Spanyol Lorenzo, yang juga mengendarai Yamaha, memenangi empat balap terakhir, termasuk di Katalunya dua pekan silam.

Ia finis di peringkat ketiga kali ini, namun ia masih dapat berbangga hati setelah ia memulai balap dari posisi kedelapan.

"Ini adalah hasil yang sangat bagus mengingat situasinya sulit, memulai balap dari posisi kedelapan," kata Lorenzo.

"Saya tidak memiliki kecepatan seperti Valentino dan Marc, maka saya menyadari bahwa saya harus berusaha untuk tidak kehilangan peringkat ketiga yang sangat penting untuk kejuaraan." Pebalap Italia Andrea Iannone, yang menjelang akhir pekan dengan menduduki peringkat ketiga di klasemen pebalap kejuaraan dunia, finis di urutan keempat pada Ducatinya, sedangkan pebalap Pol Espargaro asal Spanyol finis di peringkat kelima.

Balap kesembilan musim ini akan digelar di Sachsenring di Jerman dalam waktu dua pekan mendatang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rossi Rebut Pole di MotoGP Belanda

Rossi Rebut Pole di MotoGP Belanda

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 22:54 WIB

Lorenzo Akui Sulit Bisa Dekati Poin Rossi

Lorenzo Akui Sulit Bisa Dekati Poin Rossi

News | Senin, 01 Juni 2015 | 06:41 WIB

Terkini

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:14 WIB

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:13 WIB

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:02 WIB

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:53 WIB

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:34 WIB

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:27 WIB