Kasus Suap APBD Musi Banyuasin, KPK Periksa Dua Tersangka

Siswanto, Nikolaus Tolen

Selasa, 07 Juli 2015 | 12:38 WIB
Kasus Suap APBD Musi Banyuasin, KPK Periksa Dua Tersangka
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan untuk dua tersangka kasus dugaan suap terkait persetujuan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban tahun 2014 Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari dan pengesahan APBD Perubahan 2015. Kedua tersangka yaitu Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Musi Banyuasin Syamsudin Fei dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Fasyar.

"Iya, mereka berdua akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Bambang dan Adam," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2015).

Dalam kasus suap kepada anggota DPRD diduga melibatkan Pahri.

Penyidik KPK sudah beberapa kali menggeledah kantor serta rumah dinas Pahri, politikus PAN.

Seperti diketahui, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus ini yaitu anggota DPRD dari PDIP Bambang Karyanto, anggota DPRD dari Gerinda Adam Munandar, Syamsudin Fei, dan Fasyar.

Bambang dan Adam yang diduga menerima suap dan dikenakan Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 11 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Syamsudin dan Fasyar diduga pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf b, Pasal 13 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Keempatnya diciduk saat bertemu di rumah Bambang di Jalan Sanjaya, Alang-alang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 19 Juni 2015 pukul 20.43 WIB.

Saat penangkapan, penyidik KPK menemukan uang tunai sekitar Rp2,567 miliar dalam pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu yang disembunyikan di tas merah marun.

Saat ini, mereka meringkuk di rumah tahanan KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korupsi di Musi Banyuasin, KPK Periksa Politisi Golkar Marzuki

Korupsi di Musi Banyuasin, KPK Periksa Politisi Golkar Marzuki

News | Senin, 06 Juli 2015 | 12:29 WIB

Kasus APBD Perubahan, KPK Periksa Bupati Musi Banyuasin

Kasus APBD Perubahan, KPK Periksa Bupati Musi Banyuasin

News | Rabu, 01 Juli 2015 | 18:06 WIB

Suap DPRD Muba, KPK Periksa Politisi Gerindra

Suap DPRD Muba, KPK Periksa Politisi Gerindra

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 11:41 WIB

Bupati Musi Banyuasin Klaim Tak Tahu Kasus Suap APBDP 2015

Bupati Musi Banyuasin Klaim Tak Tahu Kasus Suap APBDP 2015

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 03:30 WIB

Kasus Korupsi APBD di Musi Banyuasin, KPK Periksa Tiga Tersangka

Kasus Korupsi APBD di Musi Banyuasin, KPK Periksa Tiga Tersangka

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 11:29 WIB

KPK Kirim Surat Cegah Bupati Musi Banyuasin

KPK Kirim Surat Cegah Bupati Musi Banyuasin

News | Senin, 22 Juni 2015 | 00:00 WIB

Terkini

Aksi Haru .Feast di Panggung RI Fest 2026, Ajak Penonton Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT

Aksi Haru .Feast di Panggung RI Fest 2026, Ajak Penonton Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal

Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10

Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang

Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

×