Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:44 WIB
Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Desil DTSEN diukur dari banyak indikator sosial ekonomi oleh BPS, bukan sekadar pendapatan bulanan.
  • Status desil DTSEN setiap warga tidak bersifat permanen karena pemerintah melakukan proses pemutakhiran data secara berkala setiap tiga bulan sekali.
  • Masyarakat dapat berpartisipasi aktif mengajukan pembaruan data melalui mekanisme resmi apabila terdapat ketidaksesuaian dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Suara.com - Keresahan warga yang masuk desil 10 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) meski berpenghasilan sekitar Rp3 juta per bulan mendapat penjelasan dari Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan, penentuan desil kesejahteraan tidak semata-mata didasarkan pada besaran penghasilan seseorang setiap bulan. Ada sejumlah indikator sosial dan ekonomi lain yang ikut diperhitungkan dalam menentukan posisi sebuah keluarga.

"Jadi kita tidak melihat penghasilan saja ya. Itu nanti yang bisa menjelaskan lebih detail adalah BPS, karena BPS yang mengukur dan itemnya itu banyak ya. Setelah itu dikumpulkan atau agregatnya mungkin itu ada metode yang dilakukan oleh BPS," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya menjelaskan bahwa pengelompokan kesejahteraan dalam DTSEN menggunakan berbagai indikator.

Penilaiannya antara lain mencakup kondisi tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan, akses sanitasi dan air minum, kesehatan, kepemilikan aset, hingga kepemilikan usaha.

Dengan metode tersebut, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok atau desil berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Karena itu, Gus Ipul meminta masyarakat tidak buru-buru menyimpulkan tingkat kesejahteraannya hanya berdasarkan pendapatan bulanan.

"Pada prinsipnya buat kami itu yang penting semua masyarakat mau berpartisipasi, apalagi nanti kalau sudah digitalisasi bansos," imbuhnya.

baca juga

Status Desil Bisa Berubah

Gus Ipul juga menegaskan posisi desil seseorang tidak bersifat permanen.

Data dapat berubah apabila kondisi sosial ekonomi masyarakat mengalami perubahan atau ditemukan ketidaksesuaian setelah proses verifikasi dan pemutakhiran.

Pemerintah melakukan pemutakhiran data secara berkala. Masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data DTSEN juga dapat mengajukan pembaruan melalui mekanisme yang tersedia.

"Setiap tiga bulan sekali ada hasil pemutakhiran. Maka itu kita harapkan memang semuanya bisa ikut berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data ini," ungkap Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, partisipasi masyarakat penting agar data kesejahteraan yang digunakan pemerintah semakin akurat.

Warga juga perlu memahami indikator yang digunakan sehingga dapat mengetahui alasan dirinya masuk dalam desil tertentu.

Apabila terdapat data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan koreksi melalui mekanisme pemutakhiran yang telah disediakan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Terkini

Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang

Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah

Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:20 WIB

×