Dua Tersangka Pembunuh Angeline Dikonfrontir, Ini Hasilnya

Siswanto

Kamis, 09 Juli 2015 | 07:11 WIB
Dua Tersangka Pembunuh Angeline Dikonfrontir, Ini Hasilnya
Tersangka kasus pembunuhan Angeline, Margriet Megawe alias Margaret, digiring polisi saat mengikuti rekonstruksi di rumahnya di Denpasar, Senin (6/7). (Antara)

Suara.com - Setelah dikonfrontir dengan suami istri, Susiani dan Rahmat Handono, ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe (Margaret), langsung dipertemukan dengan Agus, Rabu (8/7/2015). Agus ialah mantan pembantu Margaret dan dalam kasus pembunuhan Angeline, mereka sama-sama ditetapkan menjadi tersangka.

Margaret dan Agus dikonfrontir selama dua jam, dimulai dari pukul 17.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita. Mereka mendapat 22 pertanyaan dari penyidik.

"Pertanyaan yang diajukan kepada Agus, itu juga yang dipertanyakan kepada Margaret. Dan posisi keduanya sama menjadi tersangka pembunuhan," kata pengacara Agus, Haposan Sihombing, di Polda Bali, Denpasar.

Pertanyaan pertama ialah tentang apakah kedua tersangka saat ini dalam keadaan sehat. Mereka menjawab sehat.

Pertanyaan kedua, apakah mereka bersedia dikonfrontir sebagai tersangka? Agus menjawab, siap. Sementara Margaret bilang: "Saya tidak mau diperiksa, saya tidak bersedia."

Haposan mengatakan Agus menjawab semua pertanyaan yang diajukan penyidik.

Kemudian penyidik mempertegas pertanyaan mengenai siapa membunuh Angeline?

"Yang melakukan pembunuhan itu Margaret," kata Agus.

Sementara Margaret menjawab, "Saya tidak mau menjawab dan menanggapi itu."

Haposan mengatakan secara keseluruhan jawaban Margaret terhadap penyisik ialah tidak mau menjawab dan tidak mau menanggapi.

"Dalam konfrontir itu tidak ada satu sama lain yang menyangkal. Karena semua pertanyaan yang diajukan kepada Margaret dia tidak mau menjawab," kata Haposan.

Haposan mengatakan Margaret menolak untuk diperiksa dan kemudian dibuatkan berita acara penolakan.

"Ya tadi dia dibuatkan berita acara penolakan untuk dikonfrontir, dan Margaret sudah menandatangani itu," katanya.

Margaret hingga saat ini masih keukeuh tidak mengakui terlibat dalam pembunuhan.

Pengacara Margaret, Aldres Napitupulu, mendukung Margaret menolak diperiksa.

"Kami mendukung itu, bahwa ibu Margaret menolak untuk dijadikan sebagai tersangka," katanya.

Margaret menolak, katanya, karena merasa melakukan pembunuhan.

Terkait hasil konfrontir dengan Susiani dan Handono, katanya, justru berkesesuaian dengan Agus. Saat ditanya dimanakah kesesuain tersebut, Aldres menjawab:

"Yang berhak mengatakan itu penyidik, karena itu sudah masuk dalam penyidikan. Kita tidak bisa memberitahu hal tersebut. Keterangan Susiani dan Handono itu clop banget dengan Agus," katanya.

Aldres mengatakan saat dikonfrontir, Agus menyebut nama seseorang, tapi Aldres tidak mengetahui siapa orang itu.

"Mungkin ada saksi lain lagi juga yang akan dihadirkan oleh dia," ujarnya.

"Klien kami berharap kasus ini segera dilimpahkan, karena mereka mengatakan memiliki cukup bukti. Dan kami mendukung itu," Aldres menambahkan. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikonfrontir dengan Saksi, Ibu Angkat Angeline Menyangkal

Dikonfrontir dengan Saksi, Ibu Angkat Angeline Menyangkal

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 18:44 WIB

Warga Australia Saksi Pembunuhan Angeline Ditanya 19 Pertanyaan

Warga Australia Saksi Pembunuhan Angeline Ditanya 19 Pertanyaan

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 16:03 WIB

Tak Merasa Membunuh Angeline, Margaret Keukeuh Tolak Tandatangan

Tak Merasa Membunuh Angeline, Margaret Keukeuh Tolak Tandatangan

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 06:57 WIB

Siapa Sesungguhnya yang Bikin Fanpage Galang Dana untuk Angeline?

Siapa Sesungguhnya yang Bikin Fanpage Galang Dana untuk Angeline?

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 07:11 WIB

Terkini

Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa??

Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa??

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 07:44 WIB

Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota

Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:33 WIB

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 07:24 WIB

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 07:13 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:05 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:45 WIB

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:33 WIB

×