Bosnya Ditahan, Anak Buah OC Kaligis Siap Gugat Praperadilan

Laban Laisila, Nikolaus Tolen

Selasa, 14 Juli 2015 | 22:48 WIB
Bosnya Ditahan, Anak Buah OC Kaligis Siap Gugat Praperadilan
OC Kaligis ditahan KPK. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Para pengacara anak buah tersangka kasus suap Otto Cornelis Kaligis mempertimbangkan untuk menggugat praperadilan atas penahanan dan penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK), Selasa malam (14/7/2015).

 Salah seorang pengacara dari OC Kaligis Asociate,  Alfian Bonjol menyatakan kalau praperadilan bakal menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan untuk perlawanan hukum.

“Upaya praperadilan akan kita pertimbangan, mungkin salah satunya itu,” kata Alfian sambil menahan tangisnya di depan wartawan saat diwawancara di depan Gedung KPK.

Dia juga menuding kalau KPK bertindak sewenang-wenang mentapkan status tersangka dan menahan OC Kaligis.

“Fakyanya bapak kami ditangkap tanpa dasar hukum  yang jelas, tanpa didukung bukti bukti yang cukup. Untuk itu dengan upaya hukjum kami akan berkoordinasi untuk perlindungan hukum terhadap OC Kaligis,” seru Alfian lagi.

Sebetulnya kata Alfian, OC Kaligis sudah mengirimkan surat bersedia diperiksa oleh KPK setelah Lebaran, tepatnya pada 23 Juli 2015.

Namun kata Alfian, KPK ternyata malah memutuskan untuk menjemput OC Kaligis di Hotel Borobudur, Jakarta pusat, dan malah berujung pada penahanan.

“Sama sekali tidak ada niat bagi OC Kaligis, menghilangkan barang gukti dan melarikan diri,” kata Alfian.

Dalam perkara ini, Kaligis diduga bersama-sama anak buahnya, M Yagari Bhastara alias Gerry menyuap Hakim PTUN Medan. Dia disangkakan Pasal 6 ayat huruf a dan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b, Pasal 13 UU nomor 20/2001 juncto Pasal 64 ayat 1 juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima orang di Kantor PTUN Medan, pada Kamis (9/7/2015). Mereka adalah, Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, Hakim Anggota PTUN Medan Dermawan Ginting dan Amir Fauzi, Panitera PTUN Medan Syamsir Yusfan, serta anak buah Kaligis, Gerry.

Dalam OTT ini, penyidik menyita uang 15ribu Dollar AS dan 5ribu Dollar Singapura. Diduga, Gerry menyuap hakim dan panitera sebanyak tiga kali. Suap diberikan untuk memenangkan klien Gerry di PTUN yaitu Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut Ahmad Fuad Lubis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OC Kaligis Jadi Pesakitan

OC Kaligis Jadi Pesakitan

Foto | Selasa, 14 Juli 2015 | 22:47 WIB

Bikin Rusuh di KPK, Anak Buah OC Kaligis Minta Maaf

Bikin Rusuh di KPK, Anak Buah OC Kaligis Minta Maaf

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 22:40 WIB

Ditahan KPK, OC Kaligis: Saya Tidak Merampok Uang Negara

Ditahan KPK, OC Kaligis: Saya Tidak Merampok Uang Negara

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 22:14 WIB

Anak Buah OC Kaligis Bentrok Dengan Wartawan

Anak Buah OC Kaligis Bentrok Dengan Wartawan

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 22:04 WIB

Lima Jam Diperiksa, OC Kaligis Keluar Pakai Seragam Tahanan KPK

Lima Jam Diperiksa, OC Kaligis Keluar Pakai Seragam Tahanan KPK

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 21:34 WIB

Terkini

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:26 WIB

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah

Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:51 WIB

×