Suhu Dingin Ekstrem Tewaskan 11 Orang di Papua

Liberty Jemadu

Kamis, 16 Juli 2015 | 11:52 WIB
Suhu Dingin Ekstrem Tewaskan 11 Orang di Papua
Ilustrasi suhu dingin ekstrem (Reuters).

Suara.com - Bupati Lanny Jaya, Befa Jigibalom menyatakan daerahnya dalam status darurat bencana alam setelah 11 warga di Distrik Kuyawage dan sekitarnya dikabarkan tewas akibat kedinginan pasca-hujan es yang melanda kawasan itu.

"Jadi pada kesempatan ini, saya sebagai pemimpin daerah, secara resmi menyatakan bahwa ini adalah keadaan darurat, saya juga telah membuat SK bupati menyatakan bahwa keadaan darurat dan harus dibantu," kata Befa Jigibalom saat berada di Kota Jayapura, Papua, Kamis (16/7/2015).

Pernyataan itu disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Lanny Jaya itu guna menjelaskan bencana alam yang terjadi di tiga distrik yakni Distrik Kuyawage, Wano Barat dan Gua Balim pada awal bulan.

"Sementara ini, kami dari kabupaten Lanny Jaya pun sudah siap dan sangat siap membantu masyarakat itu selama bencana itu berlangsung," katanya.

Ia menggambarkan bahwa suhu dingin ekstrem di tiga distrik di Lanny Jaya ditandai dengan turunnya "embun putih" di saat malam hingga subuh. Pada pagi hingga siang akan mencair seperti minyak dan akan membuat layu tanaman atau pun pohon-pohon besar yang ada di tiga distrik tersebut.

"Inilah yang menyebabkan gagal panen, karena embun putih itu saat mencair di waktu siang berubah seperti minyak yang bisa membuat tumbuhan atau pohon layu dan mati," katanya.

Biasanya, bencana embun putih itu, lanjut Jigibalom terjadi tiap lima tahun, tapi belakangan ini tidak pernah terjadi setelah sembilan tahun.

"Bencana embun putih itu, biasanya warga di tiga distrik sebut kebakaran. Dan bencana ini telah merenggut nyawa 11 orang, lima atau enam di antaranya masih anak-anak," katanya.

Jigibalom juga mengemukakan bahwa bencana embun putih itu juga yang terjadi di Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak.

"Kuyawage sebelah baratnya itu Distrik Agandugume, keduanya berada diketinggian 7.000-8.000 diatas permukaan laut. Nah, bencana embun putih ini hanya terjadi di kawasan itu," kata Bupati Befa Jigibalom.

Sebelumnya, Sekda Lannya Jaya Cristian Sohilait kepada Antara di Jayapura, Selasa, mengatakan ada 10 warga yang meninggal dunia akibat cuaca dingin yang terjadi pada awal bulan Juli.

"Dari laporan yang kami terima, sebelum dilanda hujan es, Distrik Wano Barat yang memiliki 11 kampung itu sempat mengalami kemarau yang menyebabkan tanaman mati," katanya.

Namun, tanggal 3 Juli lalu, terjadi hujan es atau frost yang melanda kampung-kampung di Distrik Wano Barat, lalu tanggal 5 Juli kembali terjadi hujan es selama semalaman hingga mengakibatkan tanaman membusuk.

"Hujan es yang menyebabkan suhu di bawah nol derajat itu pun mengakibatkan meninggalnya warga dan juga ternak," kata Sohilait. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kodam Cendrawasih Sita 44 Senjata dari Kelompok Bersenjata

Kodam Cendrawasih Sita 44 Senjata dari Kelompok Bersenjata

News | Kamis, 07 Agustus 2014 | 08:56 WIB

Polisi Kejar Kelompok Bersenjata di Lanny Jaya

Polisi Kejar Kelompok Bersenjata di Lanny Jaya

News | Rabu, 30 Juli 2014 | 02:30 WIB

Fenomena Hujan Es di Jakarta Bikin Twitter Heboh

Fenomena Hujan Es di Jakarta Bikin Twitter Heboh

News | Selasa, 22 April 2014 | 19:11 WIB

Petani India Bunuh Diri Massal Akibat Cuaca Buruk

Petani India Bunuh Diri Massal Akibat Cuaca Buruk

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 16:55 WIB

Terkini

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB