Kapolri: Kerusuhan Tolikara Bukan Salah Aparat

Laban Laisila, Erick Tanjung

Senin, 20 Juli 2015 | 13:56 WIB
Kapolri: Kerusuhan Tolikara Bukan Salah Aparat
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jumat (12/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kapolri Badrodin Haiti menyanggah tudingan Presiden Gereja Injil Indonesia (GIDI) kalau kerusuhan di Kaburaga, Tolikara, Papua, adalah salah aparat yang tidak mengumumkan surat edaran pelarangan pengguanaan pengeras suara saat ibadah soalt Idul Fitri pada Jumat (17/7/2015).

Badrodin malah menuding balik Presiden GIDI yang tak bisa mengatur anggotanya agar tidak berbuat onar.

"Sangat tidak bijak kalau Presiden GIDI malah menyalahkan Polri. Seharusnya Presiden GIDI mencegah jamaahnya untuk tidak membubarkan jamaah salat Id di halaman Koramil," kata Badrodin melalui pesan singkat, Senin (20/7/2015).

Badrodin mengaku, telah menyambangi lokasi dan berdialog dengan Ketua dan Sekretaris GIDI Tolikara yang mengeluarkan edaran larangan menggunakan pengeras suara saat ibadah.

Badrodin mengklarifikasi, bahwa Kapolres Tolikara telah menerima surat edaran tersebut dan langsung diteruskan ke Bupati Tolikara. Namun, ketika itu Bupati sedang berada di Jakarta dan mengaku akan langsung menelepon panitia lokal (GIDI) untuk meminta penjelasan terkait surat edaran itu.

"Panitia lokal disana, yakni Pendeta Martin mengatakan setelah ditelepon Bupati dia akan meralat. Kemudian menjelaskan secara lisan ke Bupati untuk diteruskan ke Kapolres, namun sampai kejadian itu Kapolres mengaku sama sekali tak ada  pemberitahuan," terangnya.

Menurut Badrodin, pihak GIDI tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai surat edarannya tersebut setelah memberikan klarifikasi kepada Bupati.

"Bahkan setelah menelepon Presiden GIDI, dia malah mengucapkan selamat Idul Fitri. Apanya yang harus disosialisasikan," imbuhnya.

Sebelumnya, pendeta Dorman mengatakan, sudat edaran itu dikeluarkan karena pengeras suara dengan tempat seminar nasional/internasional yang diselenggarakan GIDI sangat dekat.  Yaitu hanya berjarak sekitar 250 meter, sehingga suara jamaah yang melakukan ibadah solat Id mengganggu acara GIDI.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok pemuda menyerang umat Muslim yang hendak sembahyang Idul Fitri di sebuah masjid di Karubaga, Tolikara, pada Jumat (17/7/2015). Konflik sentimen agama tersebut baru pertama kali terjadi di wilayah Tolikara yang biasanya hidup rukun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berdampingan, Gereja dan Masjid Tanjung Priok Simbol Kerukunan

Berdampingan, Gereja dan Masjid Tanjung Priok Simbol Kerukunan

News | Minggu, 19 Juli 2015 | 19:52 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB