Mandi di Bendungan Bersama Teman, Siswi SMP Tewas Tenggelam

Ruben Setiawan

Selasa, 21 Juli 2015 | 01:10 WIB
Mandi di Bendungan Bersama Teman, Siswi SMP Tewas Tenggelam
Ilustrasi orang tenggelam. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang siswi SMP di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, yang hilang saat mandi bersama teman-temannya di bendungan Air Manjuto ditemukan meninggal dunia.

"Tia Mutaqkip, siswi SMP tersebut menghilang selama 17 jam. Dan ditemukan. Tetapi sudah meninggal dunia," kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko AKBP Andhika Vishnu, melalui Kapolsek V Koto Iptu Sampson Sosa Hutapea, di Mukomuko, Senin.

Ia menyebutkan, siswi tersebut menghilang di bendungan Air Manjuto yang berjarak sejauh 280 kilometer dari Kota Bengkulu pada Sabtu (18/7/2015) sekitar pukul 16.00 WIB. Jasad korban baru ditemukan pada Minggu (19/7/2015) pukul 9.23 WIB.

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan dari saksi rekan korban, mereka ke bendungan Air Manjuto untuk berwisata. Mereka mandi di bendungan tersebut. Korban saat itu melompat dari setang pengendali pintu air yang memiliki ketinggian 15 meter dari permukaan sungai.

Setelah Tia Mutakqip melompat ke dasar sungai, tubuhnya tidak muncul lagi ke permukaan.

"Teman-temannya yang melihat kejadian ini lantas kemudian memberikan pertolongan," ujarnya.

Setelah itu, katanya, teman korban memberitahukan kejadian tersebut kepada warga yang lain yang tengah berwisata.

Dalam sekejap, katanya, ratusan warga sudah mengerumuni lokasi kejadian tersebut. Polisi saat itu turun dan menghubungi pihak-pihak terkait.

tim langsung melakukan pencarian dari pagi hingga malam hari. Namun tubuh korban tidak ditemukan.

Hingga akhirnya pencarian dihentikan dan dilanjutkan ke esokan harinya. Barulah Minggu pagi tubuh korban mengapung dan ditemukan warga.

Ia menyatakan, lemahnya pengawasan oleh petugas bendungan dalam hal ini Dinas PU Provinsi Bengkulu. Sebab tidak ada tanda-tanda atau rambu-rambu bahaya yang dipasang pengawas bendungan.

Padahal diketahui jika bendungan Air Manjuto merupakan distinasi wisata bagi warga Mukomuko. Setiap lebaran dan sehari sebelum puasa bendungan ini ramah dikunjungi warga.

"Kita berharap pengelola bendungan bisa memasang tanda lokasi-lokasi bahaya dan larangan mandi. Apalagi hampir setiap tahun kejadian seperti ini," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah 7 Tahun di Bekasi Hilang Terseret Arus Sungai Citarum Selepas Mengaji

Bocah 7 Tahun di Bekasi Hilang Terseret Arus Sungai Citarum Selepas Mengaji

News | Senin, 30 Desember 2024 | 19:48 WIB

Cara Selamatkan Anak Tenggelam di Kolam Renang, Orang Tua Wajib Waspada!

Cara Selamatkan Anak Tenggelam di Kolam Renang, Orang Tua Wajib Waspada!

Lifestyle | Rabu, 13 November 2024 | 06:10 WIB

Video Viral Anggota TNI dan Polri Selamatkan Anak Tenggelam ternyata Settingan, Warganet Geram

Video Viral Anggota TNI dan Polri Selamatkan Anak Tenggelam ternyata Settingan, Warganet Geram

News | Rabu, 17 April 2024 | 15:53 WIB

Terkini

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

News | Senin, 02 November 2026 | 17:57 WIB

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:56 WIB

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:54 WIB

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

×