Jokowi Tak Heran Ada Pejabat Terseret Kasus Suap "Dwelling Time"

Siswanto

Jum'at, 31 Juli 2015 | 15:32 WIB
Jokowi Tak Heran Ada Pejabat Terseret Kasus Suap "Dwelling Time"
Aktivitas bongkar muat peti kemas di International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/3). [Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengaku tidak heran ada pejabat yang ditangkap dalam soal dwelling time atau waktu bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Dwelling time saya sampaikan sudah enam bulan lalu saya berikan perintah pada menko dan menteri untuk memperbaiki dwelling time di lima pelabuhan," kata Presiden Jokowi setelah membuka Musyawarah Nasional VIII Himpunan Kerukunan Tani Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Jumat (31/7/2015).

Ia memerintahkan agar ada perbaikan dwelling time pertama di Pelabuhan Tanjung Priok, bahkan sudah sejak enam bulan lalu dengan telah dirapatkan dua sampai tiga kali.

"Kemudian dua bulan lalu saya cek langsung di lapangan kondisinya seperti apa. Proses itu saya ikuti terus. Saya saat itu sedang melihat sebuah perjalanan yang tidak ada progress sehingga saya marah dan juga yang disajikan pada saya hanya saji-sajian," katanya.

Oleh sebab itu, Presiden menyampaikan agar seluruh pejabat berhati-hati.

"Saya bilang hati-hati, akan saya copot, saya sampaikan entah yang di lapangan, Dirjen, entah menterinya akan saya copot jika begitu terus. Setelah saya sampaikan itu, saya balik kok tidak ada reaksi apa-apa, mestinya saya perintah Kapolri untuk melihat kondisinya, apakah sesuai dengan ada yang di pikiran saya. Dan betul seperti yang ada sekarang ini," kata Jokowi.

Jokowi menyatakan sudah sejak jauh-jauh hari memperingatkan para pejabat yang berkaitan dengan masalah itu.

"Sudah jauh hari saya sampaikan enam bulan lalu saat itu. Kita ingin memperbaiki dengan tahapan-tahapan. Kita akan perbaiki," kata dia.

Kepolisian Daerah Metro Jaya memeriksa Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan sebagai saksi kasus penyuapan dan gratifikasi perizinan bongkar-muat barang di pelabuhan.

Partogi diperiksa untuk menjelaskan temuan uang senilai 42 ribu dolar AS (Rp565,5 juta) dan 4.000 dolar Singapura (Rp39,4 juta) saat kantornya digeledah Selasa 28 Juli 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Jonan Selesaikan "Dwelling Time" Peti Kemas Lamban

Ini Cara Jonan Selesaikan "Dwelling Time" Peti Kemas Lamban

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2015 | 14:31 WIB

Jonan Tak Keberatan Kantor Kemenhub Digeledah Polda Metro

Jonan Tak Keberatan Kantor Kemenhub Digeledah Polda Metro

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 14:23 WIB

Tersangka Korupsi, Satpam Sulit Tagih Iuran Warga Dari Partogi

Tersangka Korupsi, Satpam Sulit Tagih Iuran Warga Dari Partogi

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 14:20 WIB

Korupsi "Dwelling Time", Rumah Dirjen Daglu Digeledah Polisi

Korupsi "Dwelling Time", Rumah Dirjen Daglu Digeledah Polisi

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 14:01 WIB

Kemenhub Terbuka Jika Polisi Mau Melakukan Penggeledahan

Kemenhub Terbuka Jika Polisi Mau Melakukan Penggeledahan

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 13:46 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×