Wapres Minta Seluruh Pemimpin Kota Tegas

Ardi Mandiri

Jum'at, 14 Agustus 2015 | 09:38 WIB
Wapres Minta Seluruh Pemimpin Kota Tegas
Wakil Presiden Jusuf Kalla [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan para pemimpin kota atau kabupaten di Indonesia harus memiliki sikap tegas dalam memimpin daerahnya agar memiliki kondisi ekonomi, sosial dan lingkungan yang lebih baik.

"Bagaimana kota yang baik adalah perencanaannya harus baik, harus dilaksanakan dengan tegas dan pengawasan yang tegas juga," kata Wapres JK dalam sambutannya saat pemberian Anugerah Kota Cerdas 2015 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Menurut Kalla, ketegasan diperlukan untuk mengarahkan masyarakat berperilaku lebih baik dalam menempati kota.

Wapres JK menambahkan jika peraturan di masing-masing kota atau kabupaten dipatuhi oleh warganya maka kota tersebut akan tertib dan memiliki kondisi yang nyaman.

"Kita ini kadang-kadang terlalu permisif. Pengalaman yang ada, kalau terlalu permisif maka banyak orang yang melanggar," ujar Wapres.

Kalla mengatakan kondisi kota harus nyaman, aman dan sehat untuk ditinggali oleh masyarakat. Hal itu bisa dicapai jika pemimpinnya memiliki ketegasan serta sifat masyarakatnya yang mudah berkoordinasi.

"Itu suatu hal yang penting. Apapun yang kita harapkan adalah dengan perencanaan, ketegasan dan pengawasan. Tanpa itu semua tak akan bisa dicapai," kata Kalla.

Kalla mengatakan masyarakat akan merasakan kota yang baik dan nyaman sebagai hasil dari ketegasan para pemimpin kota di Indonesia.

"Tentu dengan ketegasan tidak bisa memuaskan semua orang. Tapi diyakinkan semua akan puas dengan ketegasan tersebut pada waktunya," tegas Wapres.

Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Kamis petang menghadiri puncak penganugerahan Kota Cerdas 2015.

Harian Kompas sebagai penyelenggara penghargaan telah melakukan survei kepada 6.000 responden di 15 kota yang menjadi nominasi dalam Anugerah Kota Cerdas di Indonesia.

Sejumlah faktor yang dipertimbangkan dalam penyusunan Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015 meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Selain itu, pengelolaan ekonomi, sosial dan lingkungan juga harus didukung oleh teknologi informasi komunikasi, tata kelola dan peran Sumber Daya Manusia yang baik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Takut Indonesia Runtuh, JK Hati-hati Putuskan Kebijakan Moneter

Takut Indonesia Runtuh, JK Hati-hati Putuskan Kebijakan Moneter

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 06:01 WIB

Wapres Beri Pembekalan Pengamanan Pilkada kepada Kapolda

Wapres Beri Pembekalan Pengamanan Pilkada kepada Kapolda

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 09:04 WIB

JK Hadiri HUT Asean ke-48

JK Hadiri HUT Asean ke-48

Foto | Senin, 10 Agustus 2015 | 14:28 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB