Array

Bangun Mental Atlet, PBSI Berencana Variasikan Pasangan Ganda

Selasa, 18 Agustus 2015 | 01:11 WIB
Bangun Mental Atlet, PBSI Berencana Variasikan Pasangan Ganda
Pasangan ganda putra Indonesia, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf. [PBSI]

Suara.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berencana menerapkan variasi pasangan atlet-atlet sektor ganda pelatnas dalam latihan dan kejuaraan agar mental atlet lebih terbangun.

"Saya sudah sampaikan ke Eng Hian agar latihan Greysia/Nitya diperlakukan berbeda dengan bermain bersama pasangan atlet laki-laki lebih banyak," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rexy Mainaky di Jakarta, Senin.

Rencana variasi pasangan sektor ganda PBSI itu dilatarbelakangi kekalahan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dari pasangan Tiongkok Tian Qing/Zhao Yunlei serta Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dari Zhang Nan/Zhao Yunlei dalam putaran semifinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 di Jakarta.

"Saya juga sudah berbicara dengan Richard agar pemain tidak selalu berlatih pada sektor ganda campuran. Jika memungkinkan, pemain dapat bermain pada ganda lain. Sebelum Olimpiade, kalau perlu, pemain bermain dua pertandingan ganda agar terbiasa," kata Rexy.

Rexy mengatakan atlet-atlet pelatnas yang telah menempati peringkat puncak dunia seringkali menghadapi persoalan psikologis dibanding masalah teknis saat menghadapi lawan sesama pemain unggulan.

"Tontowi/Liliayana pasti sudah tahu cara bermain Zhang/Zhao seperti apa. Begitu pula sebaliknya. Tinggal bagaimana keyakinan mereka saat bertanding. Saya sudah sampaikan ke Tontowi agar cara bermain dan cara berpikir seperti pada game kedua semifinal. Itu demi Olimpiade. Jika bermain dan berpikir seperti game ketiga, lupakan Olimpiade," katanya.

Rexy menilai Praveen Jordan yang berpasangan dengan Debby Susanto pada ganda campuran juga perlu banyak konsultasi dengan pelatih untuk menentukan pola permainan saat bertanding.

"Praveen dari segi pola, dia tidak dapat kesabaran. Riky/Richi sering turun pola permainannya. Itu lebih bayak faktor mental dan kepercayaan diri," kata Rexy.

Sementara pada nomor ganda putri, lanjut Rexy, pasangan Tiongkok juga telah mengetahui kekuatan Greysia/Nitya sehingga dapat melakukan serangan yang mematikan pada menit-menit terakhir.

"Zhao kemarin melawan dengan pelan-pelan tidak terburu-buru. Tapi saat menit terakhir, dia melakukan smash. Mungkin kecepatan Greysia tidak dapat ditambah. Greysia dan Nitya harus banyak latihan dengan atlet-atlet putra," kata mantan atlet yang pernah berpasangan dengan Riky Soebagja itu.

Meski berencana memvariasikan pasangan atlet ganda, Rexy menambahkan penggantian pasangan perlu perencanaan yang matang dengan mengetahui perolehan poin atlet-atlet yang diproyeksikan menuju Olimpiade. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI