Uang Rp6,5 M di Pesawat Trigana Air Belum Ditemukan

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 18 Agustus 2015 | 12:02 WIB
Uang Rp6,5 M di Pesawat Trigana Air Belum Ditemukan
Lokasi jatuhnya pesawat Trigana Air di Papua. [Dok Basarnas]

Suara.com - Deputi Bidang Operasi Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru mengatakan selain mengevakuasi 54 korban pesawat Trigana Air, tim SAR juga masih mencari uang tunai Rp6,5 miliar yang dibawa empat penumpang yang merupakan karyawan PT. Pos Indonesia asal Papua. Uang tersebut merupakan uang Program Simpanan Keluarga Sejahtera untuk masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang.

"Kita belum temukan, belum dikonfirmasi soal itu (uang)," kata Heronimus dalam konferensi pers di kantor Basarnas, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2015).

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PT. Pos Indonesia, Amrizal, mengatakan tugas dari keempat karyawan Pos Indonesia tersebut untuk menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera untuk masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang pada tanggal 17 Agustus 2015 setelah upacara peringatan kemerdekaan.

“Dana PSKS sebesar Rp6,5 miliar itu adalah bantuan dari Kementerian Sosial untuk masyarakat kurang mampu yang penyalurannya melalui PT. Pos. Untuk penyaluran di Kabupaten Pegunungan Bintang kami harus membawanya dalam bentuk tunai mengingat masih terbatasnya akses ke bank,” kata Amrizal, dalam pernyataan tertulis yang diterima Suara.com

Meski belum diketahui dengan jelas soal keberadaan uang itu, dia memastikan perusahaan asuransi akan mengganti dana PSKS.

“Apabila sudah terkonfirmasi bahwa dana PSKS turut hilang dalam musibah ini, maka pihak asuransi akan memberikan penggantian. Jadi untuk masalah dana PSKS tidak ada masalah,” katanya.

Untuk pembayaran ke masyarakat penerima PSKS, menurut Amrizal, akan secepatnya dikomunikasikan dengan pihak Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang untuk penjadwalan ulang agar masyarakat dapat menerima haknya sesegera mungkin.

Sementara itu Plt. Direktur Utama PT. Pos Indonesia Poernomo mengatakan telah mendampingi keluarga keempat pegawai dan terus menjalin komunikasi dengan otoritas yang berwenang, termasuk maskapai Trigana Air untuk mendapatkan informasi terkini khususnya terkait nasib keempat orang pegawai PT. Pos.

"Fokus kami sekarang adalah keselamatan karyawan dan kami masih terus mengikuti perkembangannya," kata dia.

PT. Pos, lanjut Amrizal, telah memberitahukan kepada keluarga masing-masing bahwa anggota keluarganya berada di dalam pesawat tersebut.

Pesawat Trigana Air rute Jayapura-Oksibil yang lepas landas dari Bandara Sentani pada Minggu (16/8/2015) pukul 14.22 WIT dan hilang kontak jam 14.55 WIT di sekitar wilayah Oksibil.

Pesawat naas tersebut hari ini ditemukan dalam keadaan hancur di Kampung Oksob, Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, beserta 54 korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenangan Perjumpaan Terakhir Sahabat dengan Pramugari Trigana Air

Kenangan Perjumpaan Terakhir Sahabat dengan Pramugari Trigana Air

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 11:58 WIB

Pesan BBM Terakhir yang Dikirim Pramugari Trigana Pada Sahabatnya

Pesan BBM Terakhir yang Dikirim Pramugari Trigana Pada Sahabatnya

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 11:24 WIB

Terkini

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:22 WIB

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:07 WIB

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:05 WIB

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:59 WIB

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:47 WIB

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 15:44 WIB

Timnas Indonesia Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday November 2026, Sosok Patrick Kluivert Mencuat

Timnas Indonesia Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday November 2026, Sosok Patrick Kluivert Mencuat

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:42 WIB

Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama

Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 15:40 WIB

×