Sering Pecat Pejabat, Ahok: Setengah Pejabat DKI Payah!

Laban Laisila | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 07 September 2015 | 09:58 WIB
Sering Pecat Pejabat, Ahok:  Setengah Pejabat DKI Payah!
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim aksinya yang sering memecat pejabat DKi Jakarta karena ingin pelayanan ke masyarakat lebih baik.

"Ya kamu itung aja kita ada jabatan struktural kira-kira kita ada 6.000-an. Kalau kamu asumsikan setengahnya payah, 3.000-an, kamu sekali ganti 300, ya 10 kali ganti," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/9/2015).

"Tapi yang udah diganti makin bagus kok. Kamu lihat aja Jakarta lebih bersih, pelayanan PTSP (pusat terpadu satu pintu) lebih baik, puskesmas lebih baik," Ahok menambahkan.

Mantan Bupati Belitung Timur juga menegaskan, sekarang, PNS yang bertugas di rumah sakit atau puskesmas sudah tidak lagi ada yang malas-malasan, apalagi nggak mau melayani masyarakat.

Tak hanya itu, Ahok bahkan mengklaim sudah tidak ada lagi pemungutan liar yang sebelumnya biasa dilakukan oleh para lurah maupun camat.

"Nah sekarang tinggal PKL kita beresin, masih banyak yang memeras PKL. Nah kita harus nyiapin tempat (khusus buat PKL)," jelas Ahok.

"Saya kira penggantian-penggantian ini membuat pelayanan jauh lebih baik kok, Walikota-walikota, lurah sekarang mana berani nggak turun, dengan PPSU lurah turun semua ke lapangan. Yg ga sempet turun dia minta berhenti dia, minta pindah ke bagian lain," tegas Ahok.

Sebelumnya, pada Jumat (4/9/2015), Ahok melantik 327 orang pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Dari 327 orang yang dilantik diantaranya pejabat eselon II berjumlah 15 orang, eselon III 96 orang, eselon IV 215 orang dan 1 Kepala Kanwil Regional (Kanreg) V Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Pamer ke M. Taufik, Ahok Pastikan Maju Pilgub 2017

Mau Pamer ke M. Taufik, Ahok Pastikan Maju Pilgub 2017

News | Jum'at, 04 September 2015 | 15:14 WIB

Puji Kinerja Lurah, Ahok: Yang Jelek Kita Coret

Puji Kinerja Lurah, Ahok: Yang Jelek Kita Coret

News | Jum'at, 04 September 2015 | 11:54 WIB

Ajak Ahok Blusukan, Jokowi Tanyakan Perkembangan Jakarta

Ajak Ahok Blusukan, Jokowi Tanyakan Perkembangan Jakarta

News | Jum'at, 04 September 2015 | 10:01 WIB

Terkini

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB