Tujuh Anggota DPR Laporkan Setya Novanto dan Fadli Zon ke MKD

Laban Laisila, Bagus Santosa

Senin, 07 September 2015 | 15:16 WIB
Tujuh Anggota DPR Laporkan Setya Novanto dan Fadli Zon ke MKD
Capres AS dari Partai Republik Donald Trump dan Ketua DPR Setya Novanto di New York, AS, Kamis (3/9/2015). [Reuters/Lucas Jackson]

Suara.com - Tujuh anggota DPR melaporkan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR atas dugaan pelanggaran etika berkaitan dengan pertemuan keduanya dengan capres dari Partai Republik AS.

"Ada Saya, Adian (Adian Napitupulu-PDI Perjuangan), kyai Maman (Maman Imanulhaq-PKB), Ibu Diah (Diah Pitaloka-PDI Perjuangan), Amir (Amir Uskara-PPP), ada 7 anggota lah, yang melaporkan," ujar Anggota Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris, di MKD DPR, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Menurutnya, tindakan Setya dan Fadli Zon telah mencoreng etika pimpinan DPR dan institusi negara. Dia pun berharap MKD bisa konsisten dalam penegakan etika ini.

"Kita nggak tahu. Biar MKD yang membuktikan," ujarnya.

Charles menegaskan, dalam laporan ini sudah meminta izin kepada fraksi masing-masing. Fraksi pun, tambah dia sudah memberikan izin untuk melakukan laporan ini.

Di sisi lain, selama proses di MKD ini, Charles berharap Setya dan Fadli tidak melakukan tugas pimpinan DPR. Tugas keduanya, sambung Charles, bisa dikerjakan pimpinan DPR lainnya.

"Kita meminta sebelumnya, sebaiknya, tidak ada keharusan ya, selama proses MKD ini berjalan para pimpinan DPR tau dirilah agar sementara non aktif supaya nggak mengganggu proses yang dilakukan di MKD," tuturnya.

Selain itu, Charles berharap kedua orang itu bisa meminta maaf kepada publik. Sebab, menurut Charles, tindakan Setya sebagai Ketua DPR merugikan rakyat.

"Ini yang kita tunggu ya (permintaan maaf), sampai detik ini belum ada statement apapun dari Setya Novanto yang katanya speaker of the house yang ketua DPR, katanya juru bicara DPR, belum bicara apapun soal hal ini. Kita masih menunggu. Kita berharap ada permintan maaf kepada rakyat Indonesia yang paling dirugikan soal hal ini," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR Mestinya Sudah Pulang, Nyatanya Masih Ada yang di AS

Anggota DPR Mestinya Sudah Pulang, Nyatanya Masih Ada yang di AS

News | Senin, 07 September 2015 | 14:24 WIB

Temui Trump di AS, Belum Ada yang Laporkan Setya dan Fadli ke MKD

Temui Trump di AS, Belum Ada yang Laporkan Setya dan Fadli ke MKD

News | Senin, 07 September 2015 | 11:51 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB