Longsor di Bogor, Pekerja Bangunan Terkubur 5 Jam

Ardi Mandiri

Senin, 07 September 2015 | 23:05 WIB
Longsor di Bogor, Pekerja Bangunan Terkubur 5 Jam
Ilustrasi jenazah. [Shutterstock]

Suara.com - Tim evakuasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jawa Barat, berhasil mengangkat jenazah Suhadi (30) pekerja proyek pembangunan jembatan Muarasari yang tewas tertimbun material longsor setelah hampir lima jam tertimbun.

"Ada kesulitan medan, karena lubang galian diameternya kecil dan dalamnya hampir 5,5 meter. Lokasinya sulit diakses, jadi evakuasi dilakukan dengan cara tradisional menggunakan alat seadanya," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bogor, Budi Hendrawan di Bogor, Senin (7/9/2015).

Budi mengatakan, sebanyak 20 orang anggota BPBD terdiri dari Pemadan Kebakaran, Tagana, PMI dan Tim Reaksi Cepat dikerahkan dalam proses evakuasi pekerja yang terjebak dalam lubang sumur untuk pembangunan pondasi jembatan.

Ia mengatakan, proses evakuasi dilakukan mulai pukul 11.00 WIB, jasat korban dalam posisi duduk terkubur material tanah dan batu-batuan yang menutupi lubang berbentuk sumur yang dibuat untuk pembangunan pondasi jembatan.

"Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.15 WIB, dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Budi.

Suhadi adalah salah satu pekerja proyek pembangunan jemabatn Muarasari yang terletak di RT 1 RW 3, Kecamatan Bogor Selatan. Jembatan tersebut merupakan proyek pembangunan milik Pemerintah Kota Bogor. Jembatan tersebut menghubungkan perkampungan warga di Kelurahan Muarasari ke Jalan Raya Tajur.

Jembatan memiliki spesifikasi panjang 15 meter dan lebar lima meter, masa kerja selama 120 hari, dengan anggaran senilai Rp688 juta, dikerjakan oleh CV Fadillah.

Menurut Marna (40) pekerja asal Sukabumi salah satu rekan korban, mereka sudah memulai proyek pembangunan jembatan selama 13 hari. Hari ini sedang mengerjakan lubang yang keenam, atau lubang pondasi yang terakhir.

"Tugas Suhadi memang menggali lubang ini, dibantu satu orang yang berada di atas. Selama menggali lubang yang lainya tidak ada masalah. Baru kali ini kejadian," kata Marna.

Marna mengatakan, bahwa tanah di sekitar lokasi lubang menyerupai sumur itu agak labil. Tanah tersebut yang ambruk hingga menimbun lubang yang sedang dikerjakan oleh korban.

Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama, disaksikan ratusan warga yang datang berbondong-bondong ke lokasi. Akibat ramainya warga yang berdatangan, membuat arus lalu lintas di jalan Raya Tajur menjadi tersendat selama hampir enam jam lamanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Total Korban Longsor di Padangsidempuan Jadi 7 Orang

Total Korban Longsor di Padangsidempuan Jadi 7 Orang

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 11:52 WIB

Tanah Longsor di Padangsidempuan Tewaskan 6 Orang

Tanah Longsor di Padangsidempuan Tewaskan 6 Orang

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 04:38 WIB

Tebing Air Terjun di Nganjuk Longsor, 3 Orang Tewas 12 Luka-luka

Tebing Air Terjun di Nganjuk Longsor, 3 Orang Tewas 12 Luka-luka

News | Selasa, 21 Juli 2015 | 22:56 WIB

Seram, Longsor di Tepi Sungai Ini Tenggelamkan 13 Kapal

Seram, Longsor di Tepi Sungai Ini Tenggelamkan 13 Kapal

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 13:24 WIB

Terkini

Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR

Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:21 WIB

Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta

Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'

Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:59 WIB

Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:45 WIB

Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot

Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:44 WIB

Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas

Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:41 WIB

Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T

Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:38 WIB

Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik

Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:38 WIB

DPR Bocorkan 2 Nama Naturalisasi Baru Timnas: Mitchell Baker dan Luke Vickery Segera Jadi WNI!

DPR Bocorkan 2 Nama Naturalisasi Baru Timnas: Mitchell Baker dan Luke Vickery Segera Jadi WNI!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:33 WIB

Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak

Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:33 WIB