Pengungsi Suriah Rayakan Idul Adha Tanpa Kebahagiaan

Ardi Mandiri

Kamis, 24 September 2015 | 11:10 WIB
Pengungsi Suriah Rayakan Idul Adha Tanpa Kebahagiaan
Seorang pengungsi asal Suriah beristirahat sesaat setelah tiba di pantai Yunani dengan perahu karet. (Reuters/Alkis Konstantinidis)

Suara.com - Saat konflik Suriah memasuki tahun kelimanya, jutaan warga Suriah yang mengungsi ke negara tetangga, Turki, kembali merayakan Idul Adha jauh dari lingkungan hidup yang mereka kenal bersama orang yang mereka cintai.

Belum lama ini, ribuan pengungsi bergerak ke perbatasan Turki dengan Eropa, dan menuntut agar mereka diizinkan melakukan perjalanan ke Yunani dengan tujuan memperoleh kesejahteraan lebih besar, tapi permohonan mereka dihadapi oleh polisi anti-huru-hara. Ratusan pengungsi Suriah masih menunggu di Provinsi Istanbul dan Edirne di bagian barat-laut negeri tersebut.

Pengungsi mengeluhkan kegagalan Turki memberi mereka status pengungsi penuh, sehingga mereka harus berjuang untuk memperoleh layanan dasar dan pekerjaan.

"Turki tidak menyediakan mereka status pengungsi resmi, sehingga warga Suriah tidak memiliki hak untuk bekerja di negeri itu," kata mantan pejabat UNHCR dan Wakil Ketua Pusat Penelitian Migrasi dan Suaka Metin Corabatir kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis.

"Mereka memandang Eropa sebagai satu-satunya harapan dan mengejar impian, sekalipun nyawa mereka terancam bahaya," katanya.

Arus pengungsi yang berusaha mencapai Eropa melalui Turki lewat Laut Aegea telah meningkat, dan jumlah korban jiwa terus bertambah saat makin banyak kapal berusaha menyeberangi laut dan gagal mencapai Yunani.

"Masyarakat sipil dan organisasi bantuan kemanusiaan akan mengumpulkan hewan kurban untuk Idul Adha dan mengirimnya kepada pengungsi," kata Corabatir. Ia menambahkan mereka juga membagikan makanan, pakaian serta bantuan lain.

Hampir 5.000 pengungsi Suriah yang tinggal di seluruh Turki menyeberang kembali ke dalam wilayah Suriah meskipun bentrokan berkecamuk di perbatasan. Mereka bermaksud merayakan Idul Adha bersama keluarga mereka, demikian laporan Kantor Berita Dogan.

Beberapa kelompok warga Suriah berkumpul di tempat penyeberangan perbatasan Oncupinar di Turki, yang telah ditutup sejak Maret, agar mereka bisa menyeberang ke dalam wilayah Suriah. Mereka telah mendaftar dan menyeberangi perbatasan, kata laporan tersebut. Ditambahkannya, para pejabat keamanan mengizinkan pengungsi menyeberang sampai akhir Idul Adha.

Beyen Alevat, warga yang mengungsi dari Aleppo di Suriah, mengatakan perempuan itu tinggal di satu ruangan bersama tujuh saudarinya. "Kami merayakan Idul Adha yang menyenangkan di Suriah. Kami sangat merindukan hari-hari itu. Kami ingin kembali ke negeri kami, pulang untuk merayakan hari itu." Turki telah menampung hampir 2,3 juta pengungsi hingga September, kata Kementerian Luar Negeri Turki.

Hampir 260.000 orang Suriah ditampung di beberapa kamp pengungsi, dan sisanya tinggal di ibu kota provinsi di seluruh Turki. Negeri tersebut juga menampung lebih dari 200.000 pengungsi Irak yang menyelamatkan diri dari kekerasan anggota Negara Islam di tanah air mereka. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Umat Kristiani Ikut Jaga Salat Id di Jayapura

Umat Kristiani Ikut Jaga Salat Id di Jayapura

News | Kamis, 24 September 2015 | 10:10 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB