Percepat Cari Jenazah Korban Mina, Pemerintah Bentuk Tiga Tim

Ardi Mandiri

Rabu, 30 September 2015 | 08:03 WIB
Percepat Cari Jenazah Korban Mina, Pemerintah Bentuk Tiga Tim
Tragedi Mina menewaskan lebih dari 400 orang (Reuters/Stringer)

Suara.com - Kementerian Agama selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membentuk tiga tim yang bekerja 24 jam untuk mempercepat penelusuran dan penemuan jemaah Indonesia yang menjadi korban peristiwa Mina.

"Untuk mempercepat penelurusan korban Mina 24 September, kami membentuk tiga tim pencari," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Arsyad Hidayat, di Mekkah, Arab Saudi, Rabu (30/9/2015) dini hari.

Tim pertama, kata dia, melakukan pencarian data jemaah melalui komunikasi intensif dengan ketua-ketua kelompok terbang (kloter) yang melaporkan jemaah mereka belum kembali sejak peristiwa Mina.

Kemudian tim kedua, lanjutnya, melakukan penelusuran ke rumah-rumah sakit milik pemerintah Arab Saudi, yang tidak hanya berada di Mina seperti RS Al Wadi, RS Al Jisr, dan RS King Faisal Syisyah, namun juga kota-kota lain di luar Mekkah, seperti RS Garda Nasional di Jeddah, bahkan sampai RS Hada di Taif.

Sedangkan tim ketiga secara terus-menerus memantau pemulasaran mayat di Al Mu'ashim. "Mereka bekerja dengan dua pola," kata Arsyad.

Pertama tim di Al Mu'ashim akan mempelajari file data pelengkap jemaah yang menjadi korban Mina, mulai dari slayer, tas, dokumen administrasi perjalanan ibadah haji (DAPIH), kartu petunjuk hotel, kartu bus, dan lain-lain yang menunjukkan identitas jamaah tersebut dari Indonesia.

"Bila tidak ada data lengkap tersebut kami akan konfirmasi ke ketua regu, ketua rombongan, dan ketua kloter," katanya.

Tim tersebut juga akan masuk ke bagian DVI (Disaster Victim Identification) untuk menelusuri sidik jari para korban, kata Arsyad, mengingat pada hari kelima ini kondisi jenazah semakin memburuk, antara lain wajah sudah sulit dikenali karena membengkak.

"Pihak Al Mu'ashim juga telah melakukan penguburan sejak Senin (28/92015) sore, terutama untuk korban yang sudah diidentifikasi oleh negara masing-masing, mengingat jika jenazah didiamkan akan menimbulkan wabah," ujar Arsyad.

Ditambahkan Sekretaris Daker Mekkah Nur Alia Fitra sampai Rabu pukul 02.00 Waktu Arab Saudi (WAS) sebanyak 78 jamaah masih belum kembali ke pemondokan sejak 24 September 2015. Jumlah tersebut berkurang dari pengumuman sebelumnya sebanyak 89 orang.

Jemaah yang belum kembali tersebut berasal dari sejumlah kloter dan embarkasi sebagai berikut: 1. Kloter BTH 14 sebanyak 9 orang 2. Kloter SUB 48 sebanyak 12 orang 3. Kloter JKS 61 sebanyak 39 orang 4. Kloter UPG 10 sebanyak 4 orang 5. Kloter SOC 62 sebanyak 6 orang 6. Kloter SUB 28 sebanyak 4 orang 7. Kloter BPN 5 sebanyak 1 orang 8. Kloter JKG 33 sebanyak 1 orang 9. Kloter JKS 21 sebanyak 2 orang 10. Kloter LOP 9 sebanyak 1 orang 11. Kloter SUB 34 sebanyak 1 orang "Kami akan terus berupaya mencari jemaah haji yang masih belum ditemukan," ujarnya. Apalagi sampai saat ini masih ada sekitar lima kontainer berisi jenazah korban Mina yang belum dibongkar oleh otoritas Arab Saudi. Sejak 25-28 September 2015 otoritas Arab Saudi telah merilis 1.100 foto korban meninggal akibat peristiwa Mina.

Sedangkan jumlah jemaah yang masih dirawat di rumah sakit, kata dia, masih berjumlah lima orang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Jemaah WNI Korban Mina Jadi 57 Orang, Ini Identitasnya

Jumlah Jemaah WNI Korban Mina Jadi 57 Orang, Ini Identitasnya

News | Rabu, 30 September 2015 | 07:40 WIB

Bukan Karena Tragedi Mina, 4 Jemaah Jambi Meninggal di Tanah Suci

Bukan Karena Tragedi Mina, 4 Jemaah Jambi Meninggal di Tanah Suci

News | Selasa, 29 September 2015 | 23:12 WIB

Enam Jemaah Haji Asal Cimahi Jadi Korban Tragedi Mina

Enam Jemaah Haji Asal Cimahi Jadi Korban Tragedi Mina

News | Selasa, 29 September 2015 | 22:55 WIB

Kloter Pertama Haji Tiba di Tanah Air

Kloter Pertama Haji Tiba di Tanah Air

Foto | Selasa, 29 September 2015 | 18:02 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

×