Raperda P2APBD DKI Tahun 2014 Disetujui DPRD

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 01 Oktober 2015 | 18:55 WIB
Raperda P2APBD DKI Tahun 2014 Disetujui DPRD
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, saat agenda pembacaan LKPj di Gedung DPRD DKI, Senin (6/4/2015) lalu. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah menyelesaikan rencana rancangan peraturan daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) DKI tahun 2014. Hanya saja dewan menilai penyerapan anggaran tahun lalu tidak begitu memuaskan.

"DPRD sangat prihatin terhadap realisasi pendapatan daerah yang tidak mencapai target serta realisasi belanja daerah yang tidak maksimal," ujar Anggota DPRD DKI Jakarta, Bastari Barus ketika rapat paripurna di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Kamis (1/10/2015).

Paripurna yang juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat itu Bastari mengatakan pihak eksekutif belum melakukan perencanaan yang matang.

"Hal ini menunjukan bahwa eksekutif belum melakukan perencanaan yang matang dalam menyusun program anggaran maupun kegiatan pada tahun anggaran 2014," ujarnya.

Yang paling disoroti oleh anggota dewan ialah realisasi pendapatan daerah tahun 2014 sebesar Rp43,82 triliun atau 67,38 persen. Padahal, target awalnya adalah Rp 65,04 triliun. Sementara, realisasi belanja daerah juga tidak mencapai target. Untuk belanja tidak langsung, realisasinya sebesar Rp12,63 triliun dari anggaran sebesar Rp17,12 triliun.

Untuk belanja langsung, realisasinya sebesar Rp25,16 triliun dari anggaran sebesar Rp46,52 triliun.

Selain itu, untuk realisasi pembiayaan daerah, ada sebesar Rp7,59 triliun yang berasal dari sisa lebih perhitungan APBD tahun 2013. Kemudian, ada pula pembiayaan daerah sebesar Rp4,45 triliun yang digunakan untuk penyertaan modal kepada PT Bank DKI, PT Jakarta Propetindo, PT Transportasi Jakarta, dan PT Mass Rapid Transit.

"Dari realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan tersebut diperoleh SILPA 2014 sebesar Rp9,16 triliun," kata Bestari.

Adapun catatan yang diberikan dewan kepada pemprov DKI. DPRD menyoroti langkah Ahok yang sering kali melakukan rotasi jabatan. Bastari ingin agar eksekutif memiliki standarisasi penilaian terhadap pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS)

DPRD juga menilai perencanaan belanja pegawai tidak tepat. Sebab, tiap tahun terdapat estimasi kenaikan hingga 10 persen. DPRD menilai hal tersebut tidak perlu.

DPRD juga meminta agar Ahok mematuhi dan menjalankan rekomendasi hasil audit BPK. DPRD menyampaikan bahwa pendapatan merupakan uang rakyat yang harus digunakan sebaik mungkin untuk pembangunan daerah. Target-target yang dibuat Pemerintah Provinsi DKI pun harus realistis.

"Faktor utama penyebab rendahnya penyerapan anggaran di setiap SKPD/UKPD dikarenakan adanya sistem e-budgeting. Sehingga program yang telah direncanakan dengan baik tidak dapat berkalan karena adanya perubahan harga satuan," kata dia.

Lebih jauh, DPRD menginginkan pada tahun 2015 ini, nantinya realisasi penyerapan anggaran bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik selaku pimpinan paripurna setelah anggota dewan yang hadir menyetujui rancangan perda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD DKI maka langsung diputus kelar satu raperda langung melayangkan palu sidangya sebanyak tiga kali.

"Dengan disetujuinya rancangan tersebut, maka sesuai Undang-undang yang berlaku. Perda tersebut akan diserahkan ke gubernur untuk ditindaklanjuti dengan harapan dipenuhi saran dan masukan dari DPRD," tegas Taufik.

Setelah disepakati kedua belah pihak, dilanjutkan Penandatanganan Persetujuan Bersama Pimpinan Dewan dengan Gubernur serta Pendapat Akhir Gubernur Terhadap Raperda P2APBD Provinsi DKI Jakarta tahun 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPRD DKI Ingin Tempat Hiburan Malam Ditutup, Ini Komentar Buwas

DPRD DKI Ingin Tempat Hiburan Malam Ditutup, Ini Komentar Buwas

News | Sabtu, 26 September 2015 | 07:17 WIB

Usul Tutup Hiburan Malam, DPRD DKI: Lebih Baik Tak Ada Pendapatan

Usul Tutup Hiburan Malam, DPRD DKI: Lebih Baik Tak Ada Pendapatan

News | Jum'at, 25 September 2015 | 20:45 WIB

Pengakuan Ketua DPRD DKI yang Sempat jadi Korban Narkoba

Pengakuan Ketua DPRD DKI yang Sempat jadi Korban Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2015 | 17:14 WIB

Tiap Akhir Pekan, Balai Kota DKI Akan Dibuka untuk Wisata Gratis

Tiap Akhir Pekan, Balai Kota DKI Akan Dibuka untuk Wisata Gratis

News | Rabu, 09 September 2015 | 19:09 WIB

Terkini

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB