Kasus Bocah Dalam Kardus, Polda akan Konpers Jam 24.00 WIB Nanti

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 08 Oktober 2015 | 23:21 WIB
Kasus Bocah Dalam Kardus, Polda akan Konpers Jam 24.00 WIB Nanti
Rumah Putri Nur Fauziah di Kampung Rawa Lele, RT 6/7, Kalideres,‎ Jakarta Barat [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Terkait dengan pembunuhan Putri Nur Fauziah (9), malam ini, sekitar jam 24.00 WIB, Polda akan menggelar konferensi pers.

Informasi tersebut beredar di kalangan wartawan yang sehari-hari ngepos di Polda Metro Jaya.

Namun, belum diketahui apakah konferensi pers yang akan digelar tengah malam nanti untuk mengumumkan tersangka pembunuh Putri atau hal lain.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal ketika dihubungi belum mau menjelaskannya.

Siang tadi, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengungkapkan sampel DNA salah satu saksi identik dengan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

"Ada indikasi kecocokan 99 persen terhadap DNA salah satu saksi yang kami periksa," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Krishna mengatakan pengecekan tes DNA dilakukan di Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri. Duabelas indikator cocok dengan DNA salah satu saksi yang beberapa waktu lalu diperiksa penyidik.

"DNA ini ada 12 indikator dari Labfor Polri dari 12 indikator itu semuanya match dengan salah satu saksi kami periksa. Kami sudah swipe beberapa saksi," katanya.

Meski ada kecocokan, polisi tidak akan buru-buru mengambil kesimpulan. Untuk meyakinkan lagi, hasil DNA tersebut akan diuji ulang.

"Kami ingin menegaskan dengan pemeriksaan ulang di Labfor Polri sehingga didapat validasi akurat terhadap DNA labfor forensik. Untuk meyakinkan labfor kami akan kirimkan barbuk ke pihak lain, yakni DVI (Disaster Victim Identification) atau lembaga lain yang mampu melakukan pengecekan DNA dan muncul second opinion," katanya.

Mengenai siapa saksi yang DNA-nya 99 persen cocok dengan barang bukti yang ditemukan di jenazah Putri, Krishna belum mau mengungkapnya.

Perkembangan terakhir, sekitar jam 20.30 WIB, aparat gabungan kepolisian Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Barat, dan Polsek Kalideres, Jakarta Barat, memasangi garis polisi di rumah salah satu saksi bernama A.

"Kita pasang garis ini soalnya adanya temuan barang bukti lain," kata salah satu petugas polisi yang memasang garis polisi.

Namun, petugas tersebut belum mau menjawab apakah A akan menjadi tersangka.

"Ya kalo 99 persen cocok, kan, berarti sudah mengarah ke sana," ujarnya.

Sebelumnya, sekitar pukul 12.30 WIB, sekitar 10 anggota polisi berpakaian preman menggeledah rumah A. (Nur Habibie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaos Kaki Bocah Dalam Kardus Jadi Kunci Pengungkap Pembunuhnya

Kaos Kaki Bocah Dalam Kardus Jadi Kunci Pengungkap Pembunuhnya

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 18:38 WIB

Bocah Dalam Kardus Berkali-kali Jadi Korban Nafsu Bejat Pelaku

Bocah Dalam Kardus Berkali-kali Jadi Korban Nafsu Bejat Pelaku

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 17:25 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Disadap Listyo Sigit Cs, Gibran Sibuk Jadi 'Mandor' Awasi Bedah Rumah

Presiden Prabowo Disadap Listyo Sigit Cs, Gibran Sibuk Jadi 'Mandor' Awasi Bedah Rumah

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:47 WIB

Geger Kasus Penyadapan Prabowo, SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita

Geger Kasus Penyadapan Prabowo, SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:45 WIB

Harga Acuan Batu Bara Turun Hampir 1%

Harga Acuan Batu Bara Turun Hampir 1%

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 13:42 WIB

Apakah Penyadapan Termasuk Makar? Beda Sikap Menko Kumham dan PDIP Soal Listyo Cs

Apakah Penyadapan Termasuk Makar? Beda Sikap Menko Kumham dan PDIP Soal Listyo Cs

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:41 WIB

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:38 WIB

Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:35 WIB

Biodata dan Agama Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Jadi Plt KSP

Biodata dan Agama Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Jadi Plt KSP

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB

Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB

Listyo Tidak Sadap Gibran adalah Bentuk Pelecehan terhadap Wapres, Kata Arif Wicaksono

Listyo Tidak Sadap Gibran adalah Bentuk Pelecehan terhadap Wapres, Kata Arif Wicaksono

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:33 WIB

Pakar Hukum Trisakti: Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Masuk Delik Makar

Pakar Hukum Trisakti: Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Masuk Delik Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:31 WIB

×