Kasus Bocah Dalam Kardus, Agus Masih Sembunyikan Sesuatu

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 10 Oktober 2015 | 06:41 WIB
Kasus Bocah Dalam Kardus, Agus Masih Sembunyikan Sesuatu
Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara di rumah Agus Dermawan alias Agus Pea di Rawa Lele, RT 1/9, Kelurahan Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (9/10/2015). [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Hipnoforensik Investigator, Kirdi Putra, mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara dengan menggunakan metode hipnoforensik terhadap Agus Dermawan alias Agus Pea, terbaca Agus belum jujur.

"Dari hasil pemeriksaan tadi, Agus tidak lepas, masih ada hal yang disimpan sama dia, dia masih menyembunyikan sesuatu," kata Hipnoforensik Investigator di Gedung Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jumat (9/10/2015).

Agus diperiksa dengan motode hipnoforensik terkait kasus pembunuhan Putri Nur Fauziah (9). Di tengah proses penyelidikan kasus pembunuhan, Jumat (9/10/2015) dini hari, lelaki yang dikenal suka bermain dengan anak-anak tersebut ditetapkan menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap bocah berinisial Y di Kalideres, Jakarta Barat.

BACA JUGA:

Polisi Ungkap Kondisi Mengerikan yang Dialami Bocah Dalam Kardus

Walau masih ada yang ditutupi-tutupi Agus, petugas tetap berusaha menganalisa gerak-geriknya selama diperiksa penyidik.

Sementara itu, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan penyidik akan bekerja keras menemukan pembunuh Putri.

"Fokus kita saat ini adalah menemukan pelaku pembunuhan tersebut, dan kita tidak hanya fokus pada satu orang, seperti Agus saja, kita cari juga terduga lain, siapa tahu ada pelaku lain," kata Krishna.

Polisi terus memeriksa bukti-bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara dan juga menganalisa DNA.

Meski sebelumnya penyidik telah menemukan kecocokan antara DNA salah satu saksi dengan cairan di kaos kaki korban, Polda Metro Jaya tidak akan terburu-buru menetapkannya menjadi tersangka.

"Kita cari fakta-faktanya dulu di lapangan, supaya nanti kita kuat saat berhadapan dengan kuasa hukum terdakwa di persidangan, kita tidak boleh hanya memenuhi hasrat pertanyaan media saja," katanya.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Begini Cara Polisi Temukan Pembunuh Bocah Dalam Kardus

Tersangka Agus Sempat Ikut Pengajian di Rumah Putri

Polisi: Tersangka Pencabulan Diduga Pernah Menghamili Korban

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib Saksi Bocah Dalam Kardus, Kapolda Minta Korban Lapor Resmi

Nasib Saksi Bocah Dalam Kardus, Kapolda Minta Korban Lapor Resmi

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:22 WIB

Polisi Olah TKP di Rumah Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

Polisi Olah TKP di Rumah Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:42 WIB

Cari Pembunuh Bocah Dalam Kardus, Kapolda Kembangkan Tiga DNA

Cari Pembunuh Bocah Dalam Kardus, Kapolda Kembangkan Tiga DNA

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:00 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB