Tersangka Kasus Aceh Singkil Delapan Orang, Lima Masih DPO

Arsito Hidayatullah, Erick Tanjung

Kamis, 15 Oktober 2015 | 11:14 WIB
Tersangka Kasus Aceh Singkil Delapan Orang, Lima Masih DPO
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Kepolisian telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka pembakaran gereja serta bentrokan warga di Desa Suka Makmur dan Desa Dangguran, Simpang Kanan, Aceh Singkil. Dari depan tersangka, tiga di antaranya sudah ditahan di Polres Aceh Singkil dan lima tersangka menjadi buronan, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Tiga tersangka sudah ditahan dan lima lainnya ditetapkan sebagai DPO," kata Brigjen Pol Agus Rianto, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri melalui pesan elektronik, Kamis (15/10/2015).

Dia menjelaskan, kasus ini ditangani oleh Polres Aceh Singkil‎ dan dibantu oleh Polda Aceh. Saat ini kepolisian tengah mengembangkan kasus untuk mengungkap secara tuntas.

‎"Kami masih terus kembangkan‎," ujarnya.

Sementara itu, untuk warga yang ditangkap telah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi. Dan mereka telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing, kecuali tiga tersangka di tahan.

"Semua sudah pulang kecuali tiga tersangka yakni S, N dan I. Mereka disangka telah melakukan pengrusakan," terangnya.

Sebelumnya, polisi telah menangkap 20 orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran dan bentrok ‎dua warga yang memakan lima korban jiwa, satu meninggal dunia tersebut. Polisi juga telah memeriksa puluhan orang sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Kepolisian juga telah menyita 20 sepeda motor, tiga unit mobil, tiga mobil cold diesel sebagai barang bukti.

Polisi juga menyita senjata tajam, yakni kapak, bambu runcing, klewang, parang dan senjata tajam lainnya.

Warga yang ditangkap sendiri berpeluang untuk dilepaskan jika tak terlibat bentrokan.

Dari keterangan Mabes Polri yang diterima suara.com, Selasa (13/10/2015), sekitar 800 orang kelompok penyerang dari Desa Lipat Kajang Bawah, Simpang Kanan menuju Kecamatan Gunung Meriah.

Setibanya di Desa Suka Makmur, massa membakar gereja HKI yang dituding illegal dan terjadi ketegangan dengan polisi.

Saling lempar antara massa dengan aparat tak terhindarkan saat mobil pemadam mencoba memdamkan api yang melahap bangunan gereja. Polisi dlempari batu dan dibalas dengan tembakan peringatan.

Setelah bentrok dengan polisi, massa melanjutkan perjalanan ke Desa Sianju-anju, Gunung Meriah, untuk membakar gereja lainnya di Desa Kedangguran, namun warga setempat sudah berjaga dan melawan sehingga pecah bentrokan.

Pada bentrokan kedua inilah sempat terdengar letusan senjata dan aparat terlibat lagi untuk memisahkan dua kelompok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bentrok Aceh Singkil, Pimpinan DPD RI Sesalkan Kinerja Intelijen

Bentrok Aceh Singkil, Pimpinan DPD RI Sesalkan Kinerja Intelijen

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 10:41 WIB

Polisi Sudah Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus di Aceh Singkil

Polisi Sudah Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus di Aceh Singkil

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 10:26 WIB

Hindari Konflik, Ribuan Warga Singkil Mengungsi ke Sumut

Hindari Konflik, Ribuan Warga Singkil Mengungsi ke Sumut

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 07:16 WIB

Kasus Singkil, Umat Diminta Cerdas Tanggapi Informasi di Internet

Kasus Singkil, Umat Diminta Cerdas Tanggapi Informasi di Internet

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 06:03 WIB

Terkini

Cerita Warga Terjebak di Lantai 9: Gempa Venezuela Mengerikan dan Menakutkan

Cerita Warga Terjebak di Lantai 9: Gempa Venezuela Mengerikan dan Menakutkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:18 WIB

Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela

Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:49 WIB

Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira

Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:31 WIB

Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana

Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:23 WIB

Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan

Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:06 WIB

Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo

Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:00 WIB

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:54 WIB

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB