Pengamat: PDIP Gencar Lemahkan KPK, Ada Apa dengan Megawati?

Ririn Indriani | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 24 Oktober 2015 | 12:31 WIB
Pengamat: PDIP Gencar Lemahkan KPK, Ada Apa dengan Megawati?
Pengamat Politik Tjipta Lesmana. (Foto: suara.com)

Suara.com - Pengamat Politik Tjipta Lesmana mempertanyakan sikap PDI-Perjuangan (PDIP) dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Dia melihat saat ini partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu sangat gencar "melemahkan" Komisi Pemeberantasan Korupsi.

"Yang paling keras mau gorok KPK adalah PDIP, ada apa ini dengan Megawati?" ujarnya ketika diskusi bertajuk Hukum dan Pertarungan Politik di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2015).

Selain PDIP, Tjipta juga mempertanyakan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR RI yang menolak usulan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat masuk Prolegnas 2015.

"PKS menentang usulan revisi UU KPK, padahal pemimpinya sempat di (comot) KPK," imbuhnya.

Kondisi inilah yang membuat Tjipta menilai bahwa penegakan hukum di Indonesia hingga saat ini masih sangat lemah dan membuat negeri ini berada di urutan terendah terkait masalah tersebut.

Untuk itulah dia berjanji bakal berada di barisan terdepan bila ada pihak yang ingin melemahkan lembaga antirasuah tersebut.

"Hukum kita sampai hari ini jelek, penegakan hukum kita, pernah dikritik PBB (dia bilang) Indonesia paling jelek di dunia. Hukum banyak ditentukan oleh doku (uang) dan kekuasan," tegas Tjipta.

Lebih jauh, ia juga mempertanyakan segelintir anggota dewan di Senayan yang menggebu-gebu menghilangkan penyadapan yang kerap dilakukan KPK dalam mengusut berbagai kasus korupsi.

"Orang DPR paling benci dengan sadap, KPK tanpa sadap macan ompong. Sadapan KPK saat ini sangat bagus gitu aja. (Sudah banyak buktinya). Masak sekarang kalau mau (penyadapan) harus izin dengan pengadilan. Bisa-bisa kongkalikong lagi lah kejaksaan dengan oknum yang sedang ingin disadap," jelas Tjipta.

"Kita minta kepada wakil rakyat pakai otak yang jernih, kalau mau gorok KPK berhadapan dengan rakyat. Saya setuju KPK diawasi, tapi jangan dilemahkan KPK ini," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Capim KPK dari Unsur Polisi Ini Dukung Revisi UU KPK

Capim KPK dari Unsur Polisi Ini Dukung Revisi UU KPK

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 13:47 WIB

Rapat Konsultasi Putuskan Menunda Revisi UU KPK

Rapat Konsultasi Putuskan Menunda Revisi UU KPK

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 17:58 WIB

Politisi Golkar: Silakan KPK Dibubarkan

Politisi Golkar: Silakan KPK Dibubarkan

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 02:34 WIB

Plt Ketua KPK Tak Ingin Banyak Diwawancara Wartawan

Plt Ketua KPK Tak Ingin Banyak Diwawancara Wartawan

News | Jum'at, 24 April 2015 | 20:59 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB