Nama Ahok Muncul di Survei Calon Presiden

Laban Laisila, Bagus Santosa

Minggu, 25 Oktober 2015 | 16:31 WIB
Nama Ahok Muncul di Survei Calon Presiden
Gubernur DKI Jakarta BAsuki Purnama. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Hasil survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS) menyatakan, nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) masuk dalam posisi tiga besar, jika Pilpres diadakan hari ini, Minggu (25/10/2015).

Berdasarkan tingkat elektabilitas tokoh, bila Pilpres dilaksanakan hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih unggul dengan 36,1 persen, kemudian disusul Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 28,0 persen, Gubernur Jakarta Basuki T Purnama dengan 4,9 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 4,8 persen, Walikota Bandung Ridwal Kamil 3,6 persen, lainnya 12,8 persen, sedangkan yang belum menentukan pilihan sebanyak 9,7 persen.

"Yang menarik, memang nama Ahok mencuat seperti katapel. Walaupun nama SBY muncul juga,"  ujar Kepala penelitian bidang politik CSIS Philips Vermonte dalam dalam konfrensi persnya di Jakarta, Minggu (25/10/2015).

Di tempat yang sama, peneliti CSIS Arya Fernandes menegaskan, alasan kuat nama Ahok muncul, lantaran kebijakannya yang selalu mendapatkan apresiasi dari publik. Serta, Ahok dianggap sebagai elit masa depan dan tokoh yang bersih.

"Dia populer dan kebijakannya mendapatkan apresiasi publik. Figurnya pun menunjukan perbedaan dari yang lain, apalagi berani bertarung dengan DPRD," katanya.

Selain tokoh, survei ini menyebut PDI Perjuangan akan menang bila Pemilu dilaksanakan hari ini. Sebanyak 32,0 persen responden memilih PDI Perjuangan; 17,3 persen responden memilih Gerindra; 11,4 persen responden memilih Golkar; 6,6 persen responden memilih Demokrat; dan 4,3 persen responden memilih PKB. 3,0 persen responden memilih Nasdem.

Selanjutnya; 2,0 persen responden memilih PKS; 1,9 persen responden PAN dan PPP; 0,8 persen memilih Perindo dan Hanura; serta 0,5 persen memilih PBB. Sedangkan ada 2,4 persen memilih partai lain dan 15 persen tidak memberikan jawabannya.

Untuk diketahui, Survei ini dilakukan pada 14-21 Oktober 2015 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur dengan jumlah responden 1183 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia.

Survei menggunakan multi-stage random sampling, margin of error sebesar plus minus 2,85 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Jokowi Copot Jaksa Agung Prasetyo

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Jokowi Copot Jaksa Agung Prasetyo

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 15:30 WIB

Survei CSIS: Hampir 50 Persen Publik Tak Puas Kinerja Jokowi

Survei CSIS: Hampir 50 Persen Publik Tak Puas Kinerja Jokowi

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 15:20 WIB

Ini Isu Strategis yang Dibahas Jokowi-Megawati

Ini Isu Strategis yang Dibahas Jokowi-Megawati

News | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 19:57 WIB

Jokowi Memulai Kunjungan Kenegaraan ke AS

Jokowi Memulai Kunjungan Kenegaraan ke AS

News | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 17:52 WIB

Terkini

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

×