Seribu Prajurit Padamkan Kebakaran Lahan, 117 Kena ISPA

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:53 WIB
Seribu Prajurit Padamkan Kebakaran Lahan, 117 Kena ISPA
Ribuan prajuit TNI yang tergabung dalam Satgas Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (27/10). (Antara)

Suara.com - Kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera juga memakan korban di kalangan prajurit TNI. TNI itu turut membantu memadamkan titik api.

Sebanyak 117 prajurit TNI yang bekerja memadamkan api terkena infeksi saluran pernafasan akut (‎ISPA). Ada seribu lebih tentara yang memadamkan api.

"Setelah saya adakan pengecekan dari 1.059 prajurit, sebanyak 117 prajurit kena ISPA," kata Gatot di Markas Komando Yonkav 7 Kodam Jaya, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2015).

‎Selama ini prajurit TNI ketika dikerahkan untuk operasi di lapangan jarang dirotasi atau ditukar sebelum mili selesai. Namun khusus dalam operasi pemadaman api, para prajurit bekerja ekstra dan diserang asap yang menimbulkan gangguan kesehatan.

"Kalau TNI itu biasanya kan operasinya panjang, gak usah dirotasi. Tetapi setelah saya cek di tempat-tempat mereka bertugas, kesimpulannya mereka harus berotasi karena bekerja siang malam. Yang mereka hadapi bukan musuh, tapi kabut asap," ujar Gatot.

Oleh sebab itu, pihaknya terpaksa melakukan mengganti pasukan sebulan sekali. Mereka yang pulang bertugas harus dirawat kesehatannya.

"Makanya setelah 40 hari saya ganti. Begitu anggota kembali, mereka harus direcovery kesehatannya," terangnya.

Dia menambahkan, semua pasukan TNI di lapangan sudah beroperasi melakukan penanggulangan kabut asap. Mereka membuat rumah sakit lapangan, dapur darurat, serta menyiapkan kapal KRI untuk mengangkut personel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ICW: Kebakaran Hutan Akibat Korupsi

ICW: Kebakaran Hutan Akibat Korupsi

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:06 WIB

Bahas Penanganan Kabut Asap

Bahas Penanganan Kabut Asap

Foto | Rabu, 28 Oktober 2015 | 15:25 WIB

Ini Alasan Nasdem Tak Setuju Pembentukan Pansus Asap di DPR

Ini Alasan Nasdem Tak Setuju Pembentukan Pansus Asap di DPR

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 13:31 WIB

Ketua DPR Pura-pura Berani saat Pantau Kebakaran Hutan di Jambi

Ketua DPR Pura-pura Berani saat Pantau Kebakaran Hutan di Jambi

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:58 WIB

Kopassus dan Warga Sipil Salat Minta Turun Hujan

Kopassus dan Warga Sipil Salat Minta Turun Hujan

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:44 WIB

Tak Campuri Pansus Asap, Pemerintah Fokus ke Penanganan Kebakaran

Tak Campuri Pansus Asap, Pemerintah Fokus ke Penanganan Kebakaran

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:34 WIB

Pesawat Mulai Bisa Mendarat di Bandara Pekanbaru

Pesawat Mulai Bisa Mendarat di Bandara Pekanbaru

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:24 WIB

Puskesmas Keliling Layani Korban Asap di Palangkaraya

Puskesmas Keliling Layani Korban Asap di Palangkaraya

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:14 WIB

Pemadaman Api di Hutan Lindung Butuh Tambahan Personel TNI-Polri

Pemadaman Api di Hutan Lindung Butuh Tambahan Personel TNI-Polri

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 03:12 WIB

DPR Merasa Perlu Bentuk Pansus Kebakaran Hutan, Ini Alasannya

DPR Merasa Perlu Bentuk Pansus Kebakaran Hutan, Ini Alasannya

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 22:56 WIB

Terkini

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB