Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Penambang Liar yang Tertimbun

Ruben Setiawan

Kamis, 29 Oktober 2015 | 03:17 WIB
Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Penambang Liar yang Tertimbun
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Tim gabungan evakuasi kemanusiaan berhasil menemukan dua penambang liar yang tertimbun longsor area tambang emas di Lubang Kunti, Blok Pamoyanan Longsor, Desa Bantar Karet, Gunung Pongkor Nanggung.

"Sekitar pukul 20.45 WIB tim evakuasi berhasil menemukan dua korban tertimbun longsoran," kata Kapolres Bogor AKBP Suyuti Ario Seto kepada Antara saat dihubungi, Rabu malam.

AKBP Suyuti mengatakan, satu dari dua penambang liar yang tertimbun longsor di area galian penambangan tanpa izin (PETI) telah berhasil dievakuasi. Kondisi korban sudah meninggal dunia.

"Satu korban lainnya sedang kita upayakan untuk dilakukan evakuasi," kata Suyuti.

Suyuti mengatakan, penemuan dua korban ini berhasil dilakukan setelah tim evakuasi melakukan penggalian di lubang tambang yang tertutup longsor dengan kedalaman 200 meter.

"Posisi kedua korban ini berada di bawah lubang posisi horizontal ke bawah," katanya.

Ia mengatakan belum dapat dilakukan identifikasi terhadap jenazah korban yang sudah ditemukan karena kondisi di lapangan masih gelap. Untuk sementara jenazah korban belum dapat dievakuasi turun dari posko karena terkendala medan di lapangan yang masih berada di atas bukit.

"Untuk malam ini jenazah kita simpan dalam kantong mayat sambil menunggu pencarian korban lainnya. Mungkin pagi baru bisa kita turunkan. Karena kondisi tidak memungkinkan, gelap dan jalanan licin," kata Suyuti.

Upaya pencarian dan evakuasi telah dilakukan mulai pukul 07.00 WIB pagi tadi. Personel operasi kemanusiaan yang dilibatkan sebanyak 200 orang dibagi dalam beberapa kelompok telah melakukan pencarian.

Pada sore hari upaya pencarian sempat terkendala hujan lokal yang turun setelah ba'da magrib. Namun, petugas tetap melakukan pencarian. Karena sebelumnya sempat terdengar suara rintihan minta tolong dan cahaya lampu dari dalam lubang.

"Siang tadi kita masih mendengarkan suara-suara rintihan minta tolong, dan ada cahaya lampu penerang dari senter mereka. Kita belum tahu apakah suara ini dari korban yang sudah kita temukan, atau korban lain yang masih tertimbun," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya sekitar 12 penambang liar tertimbun longsoran saat melakukan aktivitas penambang tanpa izin di area tambang milik PT Antam Persero, Selasa (27/10/2015) kemarin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Ritual Buat Selamatkan 8 Orang Penambang Emas di Banyumas

Ini Ritual Buat Selamatkan 8 Orang Penambang Emas di Banyumas

Video | Rabu, 02 Agustus 2023 | 19:00 WIB

Evakuasi 8 Penambang Emas di Banyumas, Tim SAR: Tanda-tanda Korban Meninggal Sudah Ada

Evakuasi 8 Penambang Emas di Banyumas, Tim SAR: Tanda-tanda Korban Meninggal Sudah Ada

Video | Rabu, 02 Agustus 2023 | 10:00 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×