ISIS Diduga Jatuhkan Pesawat Sipil Rusia Berpenumpang 224 Orang

Tomi Tresnady

Sabtu, 31 Oktober 2015 | 23:28 WIB
ISIS Diduga Jatuhkan Pesawat Sipil Rusia Berpenumpang 224 Orang
ISIS mengeksekusi seorang lelaki di Deir az-Zour, Suriah. (Twitter)

Suara.com - Petugas SAR menggambarkan sebuah adegan tragis saat mereka menemukan lebih dari 100 mayat, termasuk anak-anak di lokasi kecelakaan sebuah pesawat Airbus A321 milik Rusia di Mesir.

Para petugas itu telah mencapai reruntuhan pesawat sipil yang jatuh di tengah Sinai dengan membawa 224 penumpang dan awak.

Petugas di tempat kejadian mengatakan, pesawat itu benar-benar hancur dan tidak mungkin ada satu pun yang selamat.

Militan Negara Islam atau Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah mengklaim bertanggung jawab menjatuhkan pesawat jet itu.

Terror Monitor, sebuah organisasi pemantau teroris online, men-tweet sebuah gambar dari pernyataan berbahasa Arab, "#IslamicStat (#ISIS) Kelompok teror mengklaim menjatuhkan peawat Rusia di #Sinai".

Ada pernyataan dalam bahasa Arab yang belum diverifikasi mengatakan bahwa kecelakaan itu bukan kesalahan teknis, seperti dilansir dari sumber-sumber keamanan.

"Para pejuang Negara Islam mampu jatuhkan sebuah pesawat Rusia di atas Provinsi Sinai yang membawa lebih dari 220 tentara salib Rusia," kata pernyataan itu. "Mereka semua tewas, terima kasih kepada Allah."

Seorang pekerja penyelamat mengatakan kepada Reuters lebih dari 100 mayat telah ditemukan. Setidaknya lima anak ditemukan sudah tewas. 17 anak-anak berada di dalam pesawat tersebut.

Airbus A321 dioperasikan oleh maskapai penerbangan Rusia Kogalymavia dan membawa 217 penumpang dan tujuh awak.

Pesawat berangkat dari Sharm al-Sheikh yang berada di kawasan Laut Merah sebelum pukul 06:00 pagi waktu setempat. Kota tersebut merupakan resor pupuler untuk destinasi para wisatawan Rusia.

Kementrian Rusia menerbitkan daftar nama penumpang, mulai usia seorang bayi perempuan berusia 10 bulan hingga perempuan berusia 77 tahun. 217 penumpang itu termasuk 138 perempuan, 62 laki-laki dan 17 anak-anak.

Pesawat jatuh di kawasan gurun setelah hilang kontak dengan kontrol lalu lintas udara, tak lama setelah lepas landas. Seorang pejabat senior mengatakan pesawat tersebut berada di ketinggian 30 ribu kaki saat komunikasi hilang. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga dari 122 Korban Hercules Ternyata Anak Jaksa

Tiga dari 122 Korban Hercules Ternyata Anak Jaksa

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 19:13 WIB

Tragedi Hercules, TNI AU: Jangan Bicara Usia Pesawat

Tragedi Hercules, TNI AU: Jangan Bicara Usia Pesawat

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 19:04 WIB

Seandainya Tak Tabrak Antena Radio, Hercules Bisa Diselamatkan

Seandainya Tak Tabrak Antena Radio, Hercules Bisa Diselamatkan

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 18:56 WIB

Belum Bisa Beli Baru, Hercules Tua Masih Diterbangkan

Belum Bisa Beli Baru, Hercules Tua Masih Diterbangkan

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 17:47 WIB

Suasana Haru, Jenazah Office Boy Lanud Halim dan Dua Anaknya Tiba

Suasana Haru, Jenazah Office Boy Lanud Halim dan Dua Anaknya Tiba

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 17:21 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×