Pemerintah Jakarta: Penumpukan Sampah Terjadi di Pemukiman Padat

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 04 November 2015 | 15:31 WIB
Pemerintah Jakarta: Penumpukan Sampah Terjadi di Pemukiman Padat
Belasan truk dan gerobak sampah mengantre di lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adi mengakui di beberapa lokasi di Ibu Kota saat ini terjadi penumpukan sampah dalam skala besar serta antrean truk yang belum belum berani mengirimkan sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Di beberapa lokasi (sampah menumpuk) khususnya di kawasan pemukiman padat," kata Isnawa kepada Suara.com melalui Whatshapp, Rabu (4/11/2015).

Penumpukan sampah terjadi di tempat-tempat penampungan sampah sementara. Satu tempat penampungan sampah biasanya untuk mengakomodir satu kelurahan atau kurang lebih 30.000 warga. Daya tampungnya sekitar 150 meter kubik

"Seperti di dipo sampah yang ada (itu terjadi penumpukan)," kata Isnawa.

Salah satu tempat penampungan sampah yang terdapat sampah menggunung karena terlambat dikirim ke Bantargebang ialah di Kalibata, Jakarta Selatan, kemudian di Pasar Minggu.

Sehari, seharusnya petugas mengangkut sampah beberapa kali, tapi sejak tiga hari terakhir, hanya satu kali.

‎"Mulai hari ini petugas gerobak baru bisa membuang sampah ke lokasi sementara ini mulai jam 13.00 WIB siang sampai jam 17.00 WIB sore supaya sampah tidak menumpuk di sini, karena truk baru bisa berangkat di atas jam 21.00 WIB malam," kata petugas Kecamatan Pancoran Abdul Hamid kepada Suara.com di Dipo Komplek DPR Kalibata.

‎Dia mengatakan masalah ini terjadi sejak ada kasus penghadangan truk sampah di Cileungsi.

"Memang dikhawatirkan kalau begini sampah akan semakin menumpuk di sini," ujarnya.

Pengangkutan sampah terganggu sejak Senin (2/11/2015) atau sejak ada aksi penghadangan truk yang hendak mengirim sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, di perempatan Cileungsi, Bogor Timur. Alasan mereka menghadang karena merasa terganggu bau sampah dari truk yang melintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disindir Lulung Soal Sampah, Ahok: Komentar Lagi!

Disindir Lulung Soal Sampah, Ahok: Komentar Lagi!

News | Rabu, 04 November 2015 | 15:07 WIB

Jakarta Terancam Jadi Lautan Sampah, Warga Resah

Jakarta Terancam Jadi Lautan Sampah, Warga Resah

News | Rabu, 04 November 2015 | 14:59 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Minggu, Bau Busuk Menyeruak

Sampah Menggunung di Pasar Minggu, Bau Busuk Menyeruak

News | Rabu, 04 November 2015 | 13:48 WIB

Polda Metro Selidiki Dalang Aksi Penghadangan Truk Sampah Jakarta

Polda Metro Selidiki Dalang Aksi Penghadangan Truk Sampah Jakarta

News | Rabu, 04 November 2015 | 13:13 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB