Sungai di Jakarta Melebihi Kapasitas

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 05 November 2015 | 03:40 WIB
Sungai di Jakarta Melebihi Kapasitas
Petugas dibantu TNI melakukan pengerukan Sungai Ciliwung di kawasan kampung Pulo-Bukit Duri, Jakarta, Minggu (6/9).[Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengelola Sungai Ciliwung, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane T. Iskandar mengatakan aliran air di sejumlah sungai di Jakarta melebihi kapasitas penyaluran atau tidak mampu memuat aliran secara penuh.

"Khusus Ciliwung kapasitas tampung alir adalah 200 m3/detik namun aliran airnya adalah 570 m3/detik pada saat ini, oleh karena itu normalisasi Ciliwung adalah dilakukan pengerukan," kata T. Iskandar pada diskusi "Kesiapan Infrastruktur Pengendali Banjir" di Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Secara umum daerah aliran sungai Ciliwung memiliki luas 337 km2 dan panjang sungai utama 109,7 km dengan kemiringan rata-rata 1/70 (6,3 - 1.500 dpl) dan curah hujan tahunan mencapai 2.500 (1.800 - 3.500) mm.

Normalisasi Ciliwung bertujuan untuk mengembalikan kondisi lebar Sungai Ciliwung menjadi kondisi normal, yaitu 35 - 50 meter, perkuatan tebing, pembangunan tanggul, jalan inspeksi dengan lebar 6-8 meter di sepanjang sisi Sungai Ciliwung.

Pekerjaan Normalisasi Sungai Ciliwung dibagi dalam empat paket, dengan pekerjaan utama perkuat tebing sungai, galian alur sungai, pembuatan tanggul dan jalan inspeksi. Paket pertama, sepanjang 4,89 km dari Pintu Air Manggarai sampai Jembatan Kampung Melayu, dengan kebutuhan lahan sebanyak 14,64 ha. Pada Agustus 2015 pekerjaan sudah mencapai 30,028 persen.

Paket kedua sepanjang 6,61 km dari Jembatan Kmapung Melayu sampai jembatan Kalibata, dengan kebutuhan lahan 26,97 ha, peningkatan sudah mencapai 31, 129 persen.

Paket ketiga, sepanjang 6,49 km dari Jembatan Kalibata sampai Jembatan Condet dengan kebutuhan lahan 7,63 ha, pekerjaan fisik sudah mencapai 33, 254 persen. Dan paket keempat sepanjang 6, 18 km dari Jembatan Condet hingga Tol JORR TB Simatupang dengan kebutuhan lahan 44,76 ha, pencapaiannya sudah 36,24 persen.

Dari data tersebut total kebutuhan lahan normalisasi Ciliwung adalah 94,00 ha dengan progres penertiban lahan mencapai 9,99 ha.

"Hingga saat ini, persiapan Ciliwung sudah baik, penataan wilayah dan lingkungan bantaran sungai sudah hampir selesai, hanya saja pada berapa titik masih terkendala dengan banyaknya sampah," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bersih-bersih Sungai Ciliwung

Bersih-bersih Sungai Ciliwung

Foto | Minggu, 06 September 2015 | 13:16 WIB

Pesta Rakyat di Ciliwung, TNI Mau Hibur Masyarakat di HUT RI

Pesta Rakyat di Ciliwung, TNI Mau Hibur Masyarakat di HUT RI

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 23:55 WIB

Pesta Rakyat HUT RI, Ahok akan Telusuri Sungai Ciliwung

Pesta Rakyat HUT RI, Ahok akan Telusuri Sungai Ciliwung

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 12:25 WIB

Sungai Ciliwung Mengering

Sungai Ciliwung Mengering

Foto | Jum'at, 31 Juli 2015 | 14:27 WIB

Terkini

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:35 WIB

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:24 WIB

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:07 WIB

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:55 WIB

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:54 WIB

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:38 WIB

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:36 WIB