Pembakaran Hutan, Sawit Watch Minta Anggota RSPO Nakal Ditindak

Siswanto, Welly Hidayat

Minggu, 15 November 2015 | 16:07 WIB
Pembakaran Hutan, Sawit Watch Minta Anggota RSPO Nakal Ditindak
Konferensi pers lembaga Sawit Watch di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Deputi Direktur Sawit Watch, Ahmad Surambo, menanggapi sikap anggota Rountable Sustainable Palm Oil yang diduga ikut membakar lahan dan lahan sehingga muncul bencana asap.

"Kita temukan beberapa titik api yang disebabkan oleh anggota RSPO, kita belum tahu apa kontribusi RSPO terhadap anggotanya yang melakukan pembakaran dan ditemukan titik api di areal tersebut,"kata Ahmad di Cafe Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/11/2015).

Sawit Watch merupakan lembaga sosial yang berfokus pada kelestarian lingkungan dan pengawasan di bidang sawit. Sedangkan RSPO merupakan asosiasi yang terdiri dari berbagai organisasi dari berbagai sektor industri kelapa sawit (perkebunan, pemrosesan, distributor, industri manufaktur, investor, akademisi, dan LSM bidang lingkungan) yang bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan standar global untuk produksi minyak sawit berkelanjutan.

Ahmad mengatakan seharusnya anggota RSPO tidak membiarkan munculnya kebakaran hutan dan lahan, apalagi ikut membakar.

"Prinsip dan kriteria RSPO di antaranya melarang anggotanya untuk membakar lahan untuk membuka kebun, untuk tercipta minyak nabati yang lestari komitmen saja belum cukup," kata Ahmad

Ahmad mengatakan lembaga Sawit Watch telah melakukan pengecekan lapangan di dua wilayah hutan dan lahan yang terbakar.

"Data rilis dari Sawit Watch Periode Januari sampai Oktober 2015, daerah Jambi dan Kalimantan Tengah menunjukkan terdapat 100 perusahaan yang terbakar dari bulan Januari sampai Oktober 2015, di Jambi terdapat delapan perusahaan ditengarai 14 anggota RSPO, dan di Kalimantan Tengah ada 52 perusahaan ditengarai 91 perusahaan anggota RSPO," kata Ahmad

Sawit Watch berharap anggota RSPO yang terbukti membakar hutan dan lahan diberi hukuman untuk membuat jera.

"Kami meminta adanya audit kepatuhan terhadap seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit. Yang anggota RSPO, dan melakukan peninjauan kembali terhadap sertifikat RSPO kepada perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran," kata Ahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkas 50 Tersangka Pembakar Lahan Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas 50 Tersangka Pembakar Lahan Dilimpahkan ke Kejaksaan

News | Sabtu, 14 November 2015 | 05:01 WIB

AS Beri Bantuan 2,9 Juta Dolar AS Untuk Restorasi Hutan Indonesia

AS Beri Bantuan 2,9 Juta Dolar AS Untuk Restorasi Hutan Indonesia

News | Jum'at, 13 November 2015 | 14:57 WIB

Sepanjang 2015 Terjadi 69 Kasus Kebakaran Hutan di Agam

Sepanjang 2015 Terjadi 69 Kasus Kebakaran Hutan di Agam

News | Jum'at, 13 November 2015 | 12:57 WIB

Data Penguasaan Hutan Tertutup, Pemerintah Digugat Greenpeace

Data Penguasaan Hutan Tertutup, Pemerintah Digugat Greenpeace

News | Jum'at, 13 November 2015 | 12:48 WIB

Mantan Aktivis Greenpeace Sindir Era SBY Gagal Cegah Kebakaran

Mantan Aktivis Greenpeace Sindir Era SBY Gagal Cegah Kebakaran

News | Kamis, 12 November 2015 | 22:09 WIB

Terkini

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB