Tanggapi Golkar, MKD: Kita Disumpah Jauhkan Kepentingan Fraksi

Siswanto, Bagus Santosa

Jum'at, 20 November 2015 | 16:18 WIB
Tanggapi Golkar, MKD: Kita Disumpah Jauhkan Kepentingan Fraksi
Ketua DPR RI Setya Novanto saat meninggalkan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang menginginkan sidang kasus Ketua DPR Setya Novanto yang diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk minta saham PT. Freeport Indonesia digelar secara terbuka agar transparan dan publik mengetahuinya.

"Caranya bagaimana? Ini kan masyarakat juga mengontrol pekerjaan MKD. Kalau disebutkan itu akan mengintervensi. MKD tidak bisa diintervensi. Maka saya bilang tolong kawal kami di MKD itu maksudnya," kata Junimart di DPR, Jumat (20/11/2015).

Pernyataan Junimart untuk menyikapi Partai Golkar yang meminta bantuan anggota Fraksi Golkar yang berada di dalam Mahkamah Kehormatan Dewan untuk menangani kasus Setya Novanto agar tetap sesuai koridor.

"Kedua kita berharap persidangan ini terbuka untuk umum agar tidak bisa diintervensi. Kalaupun ada orang yang bermaksud untuk itu," katanya.

Junimart yang merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan menegaskan Mahkamah Kehormatan akan menangani kasus Setya Novanto secara obyektif. Dia tidak mempermasalahkan adanya kader Partai Golkar yang berada di Mahkamah Kehormatan.

"Filosofinya, MKD memutuskan sesuai dengan obyektifitas. Harus membuang kepentingan-kepentingan dari fraksi. Itu sumpahnya. Jadi kalaupun ada misalnya anggota yang punya kepentingan sama fraksi saya kira tidak tempatnya dia di MKD," kata dia.

"Makanya saya mengusulkan sebenarnya di MKD itu, para anggota DPR yang tidak masuk di komisi-komisi lain, jadi dia murni di MKD sajalah. Biar kita tidak konflik di sana. Jadi anggota pimpinan MKD juga tidak boleh menjadi komisi atau bagian dari BURT jadi murni saja," kata Junimart.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MKD: Kapolri Sarankan Rekaman Setnov Catut Jokowi Tak Perlu Audit

MKD: Kapolri Sarankan Rekaman Setnov Catut Jokowi Tak Perlu Audit

News | Jum'at, 20 November 2015 | 15:42 WIB

Jokowi dan JK Bisa Diperiksa untuk Ungkap Kasus Setya Novanto

Jokowi dan JK Bisa Diperiksa untuk Ungkap Kasus Setya Novanto

News | Jum'at, 20 November 2015 | 15:07 WIB

Senin, MKD Putuskan Kelanjutan Kasus Setnov Minta Saham Freeport

Senin, MKD Putuskan Kelanjutan Kasus Setnov Minta Saham Freeport

News | Jum'at, 20 November 2015 | 14:59 WIB

Siap Proses Setya Novanto, Kapolri Tunggu Laporan Jokowi dan JK

Siap Proses Setya Novanto, Kapolri Tunggu Laporan Jokowi dan JK

News | Jum'at, 20 November 2015 | 14:44 WIB

Golkar: Pahamilah Setnov Baru Jadi Ketua DPR, Masih Belajar

Golkar: Pahamilah Setnov Baru Jadi Ketua DPR, Masih Belajar

News | Jum'at, 20 November 2015 | 14:34 WIB

Terkini

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:34 WIB

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:30 WIB

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:28 WIB

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

×