Dugaan Malpraktik Bayi, Wali Kota Bekasi Tunggu Audit Dinkes

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 24 November 2015 | 21:49 WIB
Dugaan Malpraktik Bayi, Wali Kota Bekasi Tunggu Audit Dinkes
Wali Kota Bekas Rahmat Effendi. [suara.com/Ummy Hadyah Saleh]

Suara.com - Untuk menelusuri penyebab kematian Falya Raafani Blegur (15 bulan) yang diduga menjadi korban malpraktik dokter Rumah Sakit Awal Bros, dibentuk tim yang terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Asosiasi Rumah Sakit Indonesia, dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

"Kita baru bentuk tim. Kemarin saya baru tandatangan surat keputusan tim. Timnya nanti dari komisi medis dari IDI, dinkes, ARSI," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di gedung DPRD, Kota Bekasi, Selasa (24/11/2015).

Namun, kata Rahmat, tim masih menunggu hasil investigasi yang telah dilakukan komisi medis yang sudah dibentuk lebih dulu.

Rahmat mengatakan meskipun Polda Metro Jaya ikut menangani kasus dugaan malpraktik yang dilakukan dokter berinisial YWA di Rumah Sakit Awal Bros, tim investigasi akan tetap berjalan.

"Nanti keputusannya apa, akan dibacakan. Tapi kan sebenarnya Polda sudah turun tapi nggak masalah," tutur Rahmat.

Ditanya mengenai hasil audit medis yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Rahmat mengaku belum menerima hasilnya.

"Isinya belum. Belum disampaikan," katanya.

Sebelumnya, keluarga almarhumah Falya melaporkan dokter berinisial YWA yang berpraktik di Rumah Sakit Awal Bros, Kota Bekasi, Jawa Barat, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya. Keluarga menduga Falya menjadi korban malpraktik setelah dirawat di rumah sakit yang terletak di Jalan KH. Noer Ali.

Falya dirawat di rumah sakit mulai Rabu (28/10/2015). Dia meninggal di RS Awal Bros pada Minggu (1/11/2015). Keluarga mengatakan sebelum diberi antibiotik oleh dokter, Falya sudah mulai sehat. Keluarga Falya menduga pemberian antibiotik tersebut tidak sesuai prosedur.

Dokter YWA dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 359 KUHP dan UU Kesehatan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Nomor laporan Polda Metro Jaya LP/4829/X/2015/PMJ/Ditreskrimsus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Walkot Bekasi Minta Kadinkes Terbuka soal Kasus Malpraktik

Walkot Bekasi Minta Kadinkes Terbuka soal Kasus Malpraktik

News | Selasa, 24 November 2015 | 20:30 WIB

Mau Bongkar Makam Korban  Malpraktik, Polda Tunggu Tim Forensik

Mau Bongkar Makam Korban Malpraktik, Polda Tunggu Tim Forensik

News | Selasa, 24 November 2015 | 19:13 WIB

RS Awal Bros Ungkap Kronologis Kematian Falya di DPRD

RS Awal Bros Ungkap Kronologis Kematian Falya di DPRD

News | Selasa, 24 November 2015 | 18:25 WIB

Dugaan Malpraktik RS Awal Bros, Seperti Ini Reaksi Kepala Dinkes

Dugaan Malpraktik RS Awal Bros, Seperti Ini Reaksi Kepala Dinkes

News | Selasa, 24 November 2015 | 18:14 WIB

Terkini

BRI Salurkan Sembako bagi Member Merah Indogrosir yang Adopsi QRIS

BRI Salurkan Sembako bagi Member Merah Indogrosir yang Adopsi QRIS

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba

Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Hilirisasi Tambang RI Tersandung Serapan Dalam Negeri

Hilirisasi Tambang RI Tersandung Serapan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:35 WIB

4 Brightening Serum Tanpa Pewangi Solusi Aman Mencerahkan Kulit Sensitif

4 Brightening Serum Tanpa Pewangi Solusi Aman Mencerahkan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:35 WIB

RUU Hak Cipta Ditargetkan Rampung 17 Desember 2026

RUU Hak Cipta Ditargetkan Rampung 17 Desember 2026

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Satgas PKH Setor Rp 13,2 Triliun ke Negara, Total 6,2 Juta Hektare Hutan Dikuasai Kembali

Satgas PKH Setor Rp 13,2 Triliun ke Negara, Total 6,2 Juta Hektare Hutan Dikuasai Kembali

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Wamensos Agus Jabo Tekankan Pentingnya Legalitas Lahan Sekolah Rakyat di Boven Digoel

Wamensos Agus Jabo Tekankan Pentingnya Legalitas Lahan Sekolah Rakyat di Boven Digoel

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Koar-koar Timnas Indonesia Curang, Ini Statistik Suram Tetangga Berisik Malaysia

Koar-koar Timnas Indonesia Curang, Ini Statistik Suram Tetangga Berisik Malaysia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bikin Resah! Warga Minta Lokalisasi di Belakang Kantor Kejari Bangka Selatan Ditutup

Bikin Resah! Warga Minta Lokalisasi di Belakang Kantor Kejari Bangka Selatan Ditutup

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

×