Jonan Minta Hasil Penelitian Diterapkan, Seperti Peti Kemas Lipat

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 30 November 2015 | 13:41 WIB
Jonan Minta Hasil Penelitian Diterapkan, Seperti Peti Kemas Lipat
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyerahkan penghargaan Adi Cipta Tata Wahana Nusantara Award 2015 kepada pemenang lomba penelitian transportasi tingkat nasional di Ruang Mataram, Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (30/11/2015).

"Selamat kepada pemenang, saya harap hasil penelitan bisa diterapkan," ujar Jonan.

Pemenang pertama kategori SLTA-S1 yaitu Latama Rizki dengan karya Optimalisasi Biaya Logistik dalam Imbalance Kargo Market Dengan Penggunaan Petikemas Lipat.

"Hasil penelitian kalau tidak ditetapkan, tidak ada gunanya kalau hanya tulis menulis saja. Saya lihat tentang kontainer lipat hasilnya bagus," kata Jonan.

Jonan menginstruksikan kepada Badan Penelitian Pengembangan Kementerian Perhubungan agar karya tersebut didaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual.

Setelah itu, kata Jonan, hasil penelitian tersebut harus dibantu promosi ke para pelaku usaha dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Darat.

"Saya minta agar bisa dikoordinir ke Dirjen laut, darat. Bu Elly ( Kepala Balitbang) bisa mengundang mereka untuk diperkenalkan untuk kontainer (peti kemas) yang bisa dilipat," kata Jonan.

Penerapan peti kemas lipat, katanya, bisa mengurangi anggaran logistik.

"Karena distribusi barang dari barat ke timur tidak seimbang, berangkatnya penuh pulangnya setengah penuh atau setengah penuh dan bisa dilipat. Sehingga bisa mengurangi biaya logistik. Saya senang penelitiannya bisa diterapkan secara langsung," katanya.

Lomba penelitian transportasi diselenggarakan oleh Badan Litbang Perhubungan dengan tema Efisiensi Biaya Logistik Melalui Transportasi Moda yang diikuti 20 peserta. Seleksi diselenggarakan di 10 kota yakni Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua.

Juara II diraih Nini Apriyani dengan judul penelitian Alternatif Rencana Dry Port dalam Menunjang Distribusi Logistik yang efisien dalam Wilayah Sulawesi Selatan dan Juara III Agus Ramelan dengan penelitian berjudul Pos Usaha Rakyat: Integrasi Layanan Pos Indonesia Sebagai Jasa Angkutan Multimod Usaha Mikro Kecil dan Masyarakat Menengah Pedesaan dalam Menghadapi MEA 2015.

Untuk kategori S2 dan S3 , juara I diraih HMT Manalu dengan penelitian berjudul Kajian Pengembangan Sistem Pelayanan Angkutan Barang dalam Pendistribusian Kebutuhan Daerah Hulu Hakam), Juara II Irwan Tri Yuniarto dengan judul Desain Konseptuan Sistem Pengangkutan Sepeda Motor pada Lintasan Penyeberangan, Juara III diraih Jamaluddin Rahim dengan judul Konektivitas Tol Laut dengan Pelayanan Rakyat Sebagai alternatif Transportasi Logistik ke Wilayah Pegunungan Tengah Provinsi Papua.

Masing- masing pemenang, selain mendapatkan penghargaan, juga uang saku dan education trip ke Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB