Aktivis Kecam Gelombang Penutupan Masjid di Prancis

Liberty Jemadu

Jum'at, 04 Desember 2015 | 07:41 WIB
Aktivis Kecam Gelombang Penutupan Masjid di Prancis
Masjid Agung Paris, yang dibangun pada 1926, salah satu rumah ibadah utama Muslim di Prancis (Shutterstock).

Suara.com - Prancis mengambil kebijakan untuk menutup masjid-masjid yang dinilai sebagai pusat penyebaran eksremisme di negara itu untuk mencegah berkembangnya ideologi radikal. Tetapi menurut para aktivis langkah itu tidak tepat dan justru hanya akan memojokkan komunitas Muslim Prancis yang minoritas.

Setidaknya sudah tiga masjid yang ditutup oleh pemerintah Prancis, yang hingga kini masih menetapkan status darurat. Status darurat memang memberikan keistimewaan bagi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah di luar kelaziman, termasuk menutup rumah ibadah.

Seorang imam di Prancis mengatakan bahwa antara 100 sampai 160 masjid akan ditutup, sebagai bagian dari upaya pengetatan keamanan di negara yang sering disebut sebagai pelopor demokrasi dan kesetaraan itu.

"Para pakar sudah menunjukkan bahwa teroris tidak muncul dari komunitas-komunitas yang terorganisasi," kata Samia Hathroubi, aktivis hak asasi manusia Prancis berdarah Tunisia.

Dia menambahkan bahwa pemerintah Prancis tidak konsisten dalam mengambil kebijakan itu. Ia menjelaskan sebelumnya Presiden Francois Hollande mengatakan bahwa pemerintah tidak menyasar umat Islam, tetapi kini di bawah undang-undang darurat semakin banyak masjid dan aktivis Muslim yang menjadi sasaran pemeriksaan.

"Saya khawatir dan sangat terkejut dengan keputusan yang diambil oleh para eksekutif untuk memberantas terorisme," ujar Hathroubi.

"Menurut saya kita harusnya sangat hati-hati, karena hak sipil dan kemerdekaan kita sedang terancam oleh status darurat ini," imbuh dia.

Ia juga mengatakan bahwa kini umat Islam di Prancis khawatir akan menjadi sasaran balas dendam, setelah kelompok Negara Islam Irak dan Suriah menyerang Paris pada 13 November lalu dan menewaskan 130 orang.

"Jelas setiap kami merasa terancam dan tak aman. Tetap para aktivis marah terhadap apa yang kami lihat sebagai serangan terhadap hak dan kemerdekaan sipil kami. Kami sadar betul bahwa kami akan menjadi target pertama dari status darurat ini dan kami rupanya benar," imbuh dia.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, pada Rabu (2/12/2015), mengatakan bahwa sejak November, Prancis telah menggeledah 2.235 rumah dan bangungan, menangkap 232 orang, dan menyita 334 senjata. Sebanyak 34 pucuk senjata yang disita adalah senjata yang biasa digunakan dalam peperangan.

Ia menambahkan bahwa polisi telah menutup sebuah masjid yang diduga sebagai pusat penyebaran ideologi radikal di Paris bagian timur. Sementara itu dua masjid juga ditutup di Gennevilliers dan Lyon.

"Jika Anda mendengar para pakar anti-terror, mereka akan mengatakan bahwa radikalisasi terjadi di luar masjid. Terjadi di penjara atau pergaulan bawah tanah atau via internet," kata Yasser Louati dari organisasi Kelompok Penentang Islamophobia.

"Masjid yang ditutup sudah ada selama beberapa tahun. Kenapa baru menutupnya sekarang? Radikalisasi? Kami belum menemukan sebuah indikasi jelas atas tudingan itu," imbuh dia.

"Jika ini bukkan bentuk pembatasan hak beribadah, maka saya tak tahu lagi kebijakan macam apa ini," ketus Louati.

Di Prancis sendiri ada sekitar 5,5 juta sampai 6,2 umat Muslim, atau sekitar 7,6 persen dari total populasi di negara itu.

"Para politisi sebelumnya mengeluh karena banyak yang salat di jalanan. Kemana orang-orang akan salat sekarang?" tanya dia lagi. [Al Jazeera]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tertembak di Pinggul, Gadis Korban Teror Paris Tuturkan Kisahnya

Tertembak di Pinggul, Gadis Korban Teror Paris Tuturkan Kisahnya

News | Senin, 23 November 2015 | 06:03 WIB

Turki Tahan Lelaki Terduga Komplotan Bom Paris

Turki Tahan Lelaki Terduga Komplotan Bom Paris

News | Sabtu, 21 November 2015 | 14:02 WIB

Terkini

Riyadh Digempur! Houthi Klaim Dilindungi Donald Trump: AS Ogah Bantu Arab Saudi

Riyadh Digempur! Houthi Klaim Dilindungi Donald Trump: AS Ogah Bantu Arab Saudi

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:30 WIB

Tutorial Lengkap Menguasai Rumus Keliling dan Luas Lingkaran Beserta Contoh Soalnya

Tutorial Lengkap Menguasai Rumus Keliling dan Luas Lingkaran Beserta Contoh Soalnya

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 14:24 WIB

Bus Masuk Jurang di Samosir, 26 Penumpang Luka-Luka

Bus Masuk Jurang di Samosir, 26 Penumpang Luka-Luka

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 14:21 WIB

Bukan Sekadar Buku Anak, Make Believe Mengkritik Cara Orang Dewasa Membaca

Bukan Sekadar Buku Anak, Make Believe Mengkritik Cara Orang Dewasa Membaca

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 14:20 WIB

Bukan Intel, 4 Korban Penembakan KKB Dipastikan Warga Sipil

Bukan Intel, 4 Korban Penembakan KKB Dipastikan Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:19 WIB

Jalan Terputus di Langkat Makan Korban, Mobil Wisatawan Nyemplung ke Sungai, 3 Tewas

Jalan Terputus di Langkat Makan Korban, Mobil Wisatawan Nyemplung ke Sungai, 3 Tewas

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 14:17 WIB

Bagaimana Cara Cepat Menghilangkan Kerak Air Putih di Dasar Teko Pemanas Listrik?

Bagaimana Cara Cepat Menghilangkan Kerak Air Putih di Dasar Teko Pemanas Listrik?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 14:15 WIB

57 Pelajar Sakit Usai Santap MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kendari

57 Pelajar Sakit Usai Santap MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kendari

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:05 WIB

4 Sepatu Onitsuka Tiger untuk Kaki Lebar, Tetap Stylish dan Nyaman

4 Sepatu Onitsuka Tiger untuk Kaki Lebar, Tetap Stylish dan Nyaman

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 14:04 WIB

Seberapa Kuat Chemistry Carissa Perusset & Anya Zen? Ini Cerita Mereka di Film Lobang Buaya

Seberapa Kuat Chemistry Carissa Perusset & Anya Zen? Ini Cerita Mereka di Film Lobang Buaya

Video | Minggu, 20 September 2026 | 14:00 WIB

×