Ahok: Soal Kasus Pencatutan, Jokowi Belum Marah

Ardi Mandiri | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 08 Desember 2015 | 18:17 WIB
Ahok: Soal Kasus Pencatutan, Jokowi Belum Marah
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Selasa (27/10/2015) di Balai Kota DKI, Jakarta. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Presiden Joko Widodo sempat marah atas kasus dugaan pencatutan nama dirinya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto dalam hal perpanjangan kontrak PT Freeport.

Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menilai pernyataan Jokowi soal pencatutan namanya oleh Setya Novanto hanya bentuk kekecewaan, bukan marah yang berlebihan.

"Kalau menurut saya belum marah, saya binggung kenapa media koran Inggris sambil tulis furious. Saya kira itu bukannya marah yang sampai ya (geram)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/12/2015).

"Beliau marah saya tahu marah, tapi media jangan tulis seolah marahnya itu (sampai geram), tapi pasti marahlah. Wajar donk namnya dicatut minta saham," Ahok menambahkan.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menceritakan selama tiga tahun memimpin Jakarta bersama Jokowi ketika itu banyak melewati segala rintangan, salah satunya dari para pengusaha.

"Jujur saja saya tiga tahun dengan pak Jokowi disini, Jakarta godaannya lebih banuyak daripada jadi presiden, kalau kita bilang mau uang (pasti banyak). Tapi Pak Jokowi mau nggak terima deal dari penyusaha properti? (Nggak), ketemu aja enggak mau," jelas Ahok.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi mengungkapkan kemarahannya atas kasus dugaan pencatutan nama dirinya dan Wapres Jusuf Kalla.

"Proses yang berjalan di MKD harus kita hormati. Tetapi, tidak boleh yang namanya lembaga itu dipermain-mainkan. Lembaga negara itu bisa kepresidenan, bisa lembaga negara yang lain," kata Jokowi kemarin.

"Saya nggak apa-apa dikatakan presiden gila, presiden saraf, presiden koppig, nggak apa-apa. Tapi kalau sudah menyangkut wibawa, mencatut, meminta saham 11 persen, itu yang saya tidak mau. Nggak bisa! Ini masalah kepatutan, masalah kepantasan, masalah etika, masalah moralitas, dan itu masalah wibawa negara," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seperti Ini Alotnya Sidang MKD Kemarin

Seperti Ini Alotnya Sidang MKD Kemarin

News | Selasa, 08 Desember 2015 | 17:31 WIB

Polri Siap Cari Keberadaan Riza Chalid Jika Diminta MKD

Polri Siap Cari Keberadaan Riza Chalid Jika Diminta MKD

News | Selasa, 08 Desember 2015 | 16:48 WIB

Aksi "Bersihkan" DPR

Aksi "Bersihkan" DPR

Foto | Selasa, 08 Desember 2015 | 16:43 WIB

Minta Kasus Setnov Diusut, Ribuan Buruh Geruduk KPK

Minta Kasus Setnov Diusut, Ribuan Buruh Geruduk KPK

News | Selasa, 08 Desember 2015 | 15:36 WIB

Terkini

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB