Lhokseumawe Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 14 Desember 2015 | 02:05 WIB
Lhokseumawe Diterjang Hujan dan Angin Kencang
ilustrasi hujan. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Angin kencang yang disertai dengan hujan ringan melanda wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh dan sekitarnya, Minggu (13/12/2015). Saat ini di sana sudah masuk musim hujan.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Statisun Lhokseumawe, Kharendra Muiz mengatakan, gejala cuaca tersebut berpotensi terus terjadi karena sudah memasuki puncak musim hujan.

"Menurut perkiraan, gejela cuaca tersebut masih terus terjadi karena secara umum wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya telah memasuki puncak musim hujan. Biasanya angin kencang itu hanya sifat lokal saja," ujar Kharendra Muiz.

Kharendra menambahkan penyebab utama terjadinya angin kencang tersebut karena adanya pembentukan awan-awan cumulonimbus atau awan CB. Awan ini mengakibatkan adanya pusaran angin dan intensitas petir lebih banyak.

Selain itu juga sangat berpotensi terjadinya angin puting beliung dengan kencepatanya mencapai lebih dari 20 knot dan bisa merusak bangunan, atau bisa menyebabkan terjadinya pohon tumbang.

"Saat cuaca seperti ini, masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati karena setiap saat bisa terjadi angin kencang yang disertai dengan hujan lebat, begitu juga dengan petir bisa sering terjadi," kata Kharendra.

Angin kencang yang disertai dengan hujan tersebut, lebih sering terjadi saat sore menjelang malam dan saat dini hari menjelang pagi. Meskipun demikian, saat siang hari bisa juga terjadi.

BMKG Stasiun Lhokseumawe mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati, apabila sudah melihat awan menjadi gelap, maka lebih baik berada di dalam rumah dan jangan berdiri di bawah pohon.

"Kalau cuaca seperti ini, lebih baik masyarakat beraktivitas didalam rumah saja, karena potensi angin kencang dan petir sangat sering terjadi. Jangan pernah berdiri di pohon karena bisa menyebabkan tumbang atau tersambar petir," ungap Karendra Muiz.

Sementara di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), ada 5 jembatan ambruk diterjang banjir. Ini akibat hujan deras menguyur kawasan tersebut sepanjang Jumat (11/12/2015) hingga Sabtu (12/12/2015) malam.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Abdya, Rahwadi di Blangpidie mengatakan lima jembatan permanen yang telah ambruk tersebut berada di Kecamatan Setia, Lembah Sabil dan Kecamatan Manggeng. Jembatan permanen penghubung antara Desa Ujung Tanah ke Desa Kuta Murni, Kecamatan Setia, yang panjangnya sekitar 40 meter, ambruk ke sungai Krueng Suak, sehingga hubungan darat antar desa menjadi terputus.

Bukan saja jembatan permanen itu yang ambruk, akan tetapi jembatan penghubung yang terletak di Desa Lhang, kecamatan yang sama juga sudah ambruk, selain tidak bisa lagi dilalui masyarakat, spon air irigasi yang berada di bawah jembatan Lhang tersebut juga sudah hancur bersamaan dengan jembatan.

Selain itu, lanjutnya, dua jembatan permanen yang menghubungkan antar desa di kawasan Pante Raja, Kecamatan Manggeng, juga telah ambruk pada Sabtu malam diterjang air deras termasuk jembatan permanen di Desa Kuta Paya, Kecamatan lembah Sabil yang hingga kini tidak bisa lagi dilewati oleh masyarakat.

"Kalau tanggul dan saluran irigasi, hampir 75 persen mengalami kerusakan, termasuk badan jalan kawasan Drien Leukiet, Kecamatan Kuala Batee, putus total dengan panjang sekitar 60 meter," katanya.

Sedangkan data sementara yang diperoleh pada Badan Penangulangan Bencana Kabupaten (APBK) Abdya, sebanyak 18 unit rumah warga Abdya dilaporkan hanyut terbawa arus banjir dan 329 kepala keluarga atau 14,874 jiwa mengungsi ke masjid dan rumah famili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG: Hujan Es Masih Mungkin Terjadi di Sejumlah Wilayah DIY

BMKG: Hujan Es Masih Mungkin Terjadi di Sejumlah Wilayah DIY

News | Selasa, 08 Desember 2015 | 19:28 WIB

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 06:27 WIB

Ini Penyebab Hujan Es yang Terjadi di Kabupaten Bogor

Ini Penyebab Hujan Es yang Terjadi di Kabupaten Bogor

News | Senin, 30 November 2015 | 23:05 WIB

Ini Dia Wilayah Jakarta yang Diguyur Hujan dan Petir

Ini Dia Wilayah Jakarta yang Diguyur Hujan dan Petir

News | Minggu, 29 November 2015 | 09:02 WIB

Banjir di Binjai, Ratusan Warga Diungsikan

Banjir di Binjai, Ratusan Warga Diungsikan

News | Rabu, 25 November 2015 | 11:34 WIB

Ini Cara Mudah untuk Tetap Trendi di Musim Hujan

Ini Cara Mudah untuk Tetap Trendi di Musim Hujan

Lifestyle | Rabu, 18 November 2015 | 19:06 WIB

Aher: Jabar Waspada Satu Bencana Longsor

Aher: Jabar Waspada Satu Bencana Longsor

News | Senin, 16 November 2015 | 14:00 WIB

Elnino Perparah Daerah Rawan Longsor di Musim Hujan

Elnino Perparah Daerah Rawan Longsor di Musim Hujan

News | Jum'at, 13 November 2015 | 17:08 WIB

Tanggulangi Banjir dan Longsor, Puan: Ada Anggara Rp150 Miliar

Tanggulangi Banjir dan Longsor, Puan: Ada Anggara Rp150 Miliar

News | Jum'at, 13 November 2015 | 14:17 WIB

Puan Pimpin Rapat Koordinasi Siaga Darurat Banjir dan Longsor

Puan Pimpin Rapat Koordinasi Siaga Darurat Banjir dan Longsor

News | Jum'at, 13 November 2015 | 10:58 WIB

Terkini

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB