Petugas Lapas Kerbokokan Diduga Langgar Prosedur

Ardi Mandiri

Minggu, 20 Desember 2015 | 04:17 WIB
Petugas Lapas Kerbokokan Diduga Langgar Prosedur
Lapas Kerobokan

Suara.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali tengah menginvestigasi pelanggaran prosedur diduga dilakukan oknum petugas Lapas Kerobokan yang mengakibatkan lolosnya senjata tajam, termasuk adanya indikasi tekanan yang dialami petugas setempat.

"Kami akan dalami lebih lanjut berarti ada standar operasional prosedur yang tidak dilalui," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali Sulistiono ditemui usai melakukan penyisiran bersama aparat kepolisian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, Sabtu.

Pihaknya akan tetap melakukan investigasi secara formal meskipun peristiwa serupa bukan yang pertama kali terjadi di lapas terbesar di Bali itu, termasuk memeriksa pimpinan lapas setempat terkait dengan prosedur keamanan yang menyebabkan lolosnya senjata api, senjata tajam, hingga narkoba dan telepon seluler ke dalam lapas.

"Kami akan investigasi juga menanyakan juga ke Kalapas, kenapa SOP (standar prosedur operasional) tidak jalan. Mestinya ada 'pressure' (tekanan), kalau ada 'pressure' itu apa? Kami akan dengarkan secara langsung," ucapnya.

Kanwil Hukum dan HAM Bali, kata dia, juga berencana menambah perkuatan dari aparat kepolisian di luar lapas untuk melakukan penjagaan apabila dari hasil investigasi ditemukan adanya unsur tekanan dari pihak tertentu.

"Justru kalau nanti betul itu (adanya tekanan) yang kami temukan dari investigasi, ini tidak lain kami minta bantuan aparat keamanan," ucapnya.

Pascabentrokan antarnarapidana di dalam lapas yang menewaskan dua orang itu, polisi dan aparat gabungan lainnya menemukan ratusan senjata tajam, lima pucuk senjata api dan 90 peluru, 200 gram sabu-sabu, tanaman ganja, dan telepon seluler.

Bukti yang sangat kontras dengan kenyataan di lapangan itu membuat masyarakat bertanya dan menantikan penyelidikan dari pihak kepolisian, baik untuk mengusut peristiwa bentrokan yang berujung pembunuhan hingga lolosnya barang-barang haram itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Temukan Tanaman Ganja di Kompleks Lapas Kerobokan

Polisi Temukan Tanaman Ganja di Kompleks Lapas Kerobokan

News | Sabtu, 19 Desember 2015 | 19:23 WIB

Kemenkumham Dalami Penemuan Ratusan Sajam di Lapas Kerobokan

Kemenkumham Dalami Penemuan Ratusan Sajam di Lapas Kerobokan

News | Sabtu, 19 Desember 2015 | 19:16 WIB

Bali Pascabentrok Ormas

Bali Pascabentrok Ormas

Foto | Jum'at, 18 Desember 2015 | 11:53 WIB

Keluarga Duo "Bali Nine" Besok Menyusul ke Cilacap

Keluarga Duo "Bali Nine" Besok Menyusul ke Cilacap

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 12:58 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×