4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

Agatha Vidya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 06 September 2026 | 12:36 WIB
4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya
Pantauan Gunung Anak Krakatau alami erupsi di Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Pasauran, Anyer, Kabupaten Serang, pada Sabtu malam. (ANTARA/Desi Purnama Sari)
baca 10 detik
  • Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai menyelimuti wilayah Jakarta dan Depok.

  • Partikel abu vulkanik bersifat abrasif, asam, serta membahayakan saluran pernapasan.

  • Masyarakat diimbau memakai masker N95 dan kacamata saat beraktivitas di luar.

Suara.com - Peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (4/6/2026) mulai dirasakan dampaknya oleh warga di luar wilayah Banten.

Sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda tersebut dilaporkan telah sampai ke sejumlah titik di Jakarta dan Depok.

Abu vulkanik yang disebabkan erupsi Gunung Anak Krakatau bisa menyebabkan gangguan penapasan, iritasi kulit dan mata, serta silikosis.

Informasi ini menjadi sorotan netizen setelah beberapa unggahan di media sosial menunjukkan penampakan debu tipis yang menyelimuti fasilitas umum.

Mengutip akun Instagram @depok24jam, Minggu (6/9/2026), seorang warga membagikan kondisi terkini di selasar D'Mall Depok.

Dalam video tersebut, lantai pusat perbelanjaan itu tampak diselimuti debu yang diduga kuat merupakan abu vulkanik. Jejak langkah kaki pengunjung pun terlihat jelas di sepanjang area halaman mall.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan akibat paparan debu atau abu vulkanik yang diduga berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). [ANTARA]
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan akibat paparan debu atau abu vulkanik yang diduga berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). [ANTARA]

Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di jantung ibu kota. Berdasarkan unggahan @jktinfo, abu vulkanik terlihat memenuhi area beranda perkantoran di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi.

Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Siaga atau Level III.

Masyarakat diminta untuk tidak meremehkan sebaran abu ini karena sifatnya yang berbeda dengan debu biasa.

baca juga

Bahaya Abu Vulkanik

Abu vulkanik memiliki karakteristik keras, abrasif (mengikis), bersifat asam, dan tidak larut dalam air.

Jika terhirup atau mengenai anggota tubuh, ada sederet risiko kesehatan yang mengintai.

Menyadur informasi kesehatan terkait dampak erupsi, berikut adalah 4 bahaya abu vulkanik yang wajib Anda waspadai.

1. Gangguan Pernapasan Akut

Abu vulkanik sangat berisiko bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta penderita asma atau PPOK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Kondisi Terkini Kota Lampung

Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Kondisi Terkini Kota Lampung

Video | Minggu, 06 September 2026 | 11:51 WIB

Daftar Bandara Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Layanan Penerbangan Dihentikan

Daftar Bandara Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Layanan Penerbangan Dihentikan

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 11:50 WIB

Dinkes Jakarta Imbau Warga Jaga Kebersihan di Tengah Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau

Dinkes Jakarta Imbau Warga Jaga Kebersihan di Tengah Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 11:49 WIB

4 Bandara Sempat Ditutup Sementara Buntut Erupsi Anak Krakatau, Dari Soetta hingga Radin Inten

4 Bandara Sempat Ditutup Sementara Buntut Erupsi Anak Krakatau, Dari Soetta hingga Radin Inten

News | Minggu, 06 September 2026 | 11:47 WIB

Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu

Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu

News | Minggu, 06 September 2026 | 11:35 WIB

Status Siaga, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km dari Kawah Aktif Gunung Anak Krakatau

Status Siaga, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km dari Kawah Aktif Gunung Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:32 WIB

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×