Petani Korban Kebakaran Lahan Tagih Janji Pemerintah

Ardi Mandiri

Jum'at, 25 Desember 2015 | 06:12 WIB
Petani Korban Kebakaran Lahan Tagih Janji Pemerintah
Jokowi Tinjau Sekat Kanal

Suara.com - Petani di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menagih janji pemerintah pusat yang akan memberikan bantuan bagi mereka yang tanamannya ludes akibat kebakaran lahan beberapa waktu lalu.

"Kami cuma mendengar katanya ada bantuan sebagai kompensasi bagi petani yang pertaniannya terbakar. Mungkin di daerah lain sudah, tapi di sini kami sama sekali belum ada mendengar," kata Kepala Desa Tinduk Kecamatan Baamang, Kasmudin di Sampit, Kamis (24/12/2015).

Aspirasi yang disampaikan Kasmudin tidak hanya mewakili harapan petani di desanya, tetapi juga menggambarkan kondisi sebagian petani di Kotawaringin Timur (Kotim). Diperkirakan ada ribuan lahan pertanian terbakar saat kemarau panjang melanda daerah ini pertengahan 2015.

Seperti di Desa Tinduk, dari 700 hektare areal pertanian di desa itu, sebagian ludes terbakar. Dampaknya, setiap petani menderita kerugian belasan hingga puluhan juta rupiah akibat kebun karet, kelapa sawit, maupun buah-buahan hangus dilalap api.

Doni, petani setempat juga merugi puluhan juta rupiah. Dua hektare kelapa sawit miliknya hangus terbakar padahal sudah mulai berbuah. Upayanya dibantu petani lainnya untuk memadamkan api saat itu tidak membuahkan hasil karena kebakaran terjadi sporadis dan cepat meluas akibat lahan gambut sangat kering.

"Saya sudah membeli alkon (mesin pompa air) untuk memadamkan api tapi tidak sanggup karena apinya sangat besar. Sekarang kami berharap pemerintah membantu kami para petani. Misalnya membantu bibit atau pupuk," kata Doni.

Aspirasi itu juga disampaikan para petani saat berdialog dengan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Hj Permana Sari yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Sampit pada Rabu (23/12) malam. Mereka berharap senator asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah itu bisa memperjuangkan aspirasi petani.

"Makanya saya ingin mendengar langsung aspirasi petani. Aspirasi ini akan saya sampaikan dan akan saya cek di kementerian terkait program bantuan untuk korban kebakaran lahan," kata Permana Sari.

Permana sependapat bahwa pemerintah perlu membantu petani korban kebakaran lahan. Harapannya supaya petani bisa kembali bangkit dan mendapatkan penghasilan dari pertanian mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

April Grup Investasi 100 Juta Dolar AS Restorasi Lahan Gambut

April Grup Investasi 100 Juta Dolar AS Restorasi Lahan Gambut

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 21:14 WIB

LIPI: Restorasi Lahan Gambut Harus Berbasis Ekologis-Ekonomis

LIPI: Restorasi Lahan Gambut Harus Berbasis Ekologis-Ekonomis

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 08:10 WIB

Kementerian LH Yakin Gugatan Rp7,8 T ke BMH Dikabulkan Hakim

Kementerian LH Yakin Gugatan Rp7,8 T ke BMH Dikabulkan Hakim

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 06:52 WIB

Jokowi: Pemerintah Segera Bentuk Badan Restorasi Gambut

Jokowi: Pemerintah Segera Bentuk Badan Restorasi Gambut

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 14:30 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×