Tahun Depan, Museum Islam Nusantara Diharapkan Bisa Diresmikan

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 27 Desember 2015 | 08:21 WIB
Tahun Depan, Museum Islam Nusantara Diharapkan Bisa Diresmikan
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Robert O Blake Jr (kanan), saat berkunjung ke Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (11/12). [Antara/Syaiful Arif]

Suara.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Sholahudin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah memaparkan tentang sejumlah fasilitas wisata religi di makam, sehingga peziarah dipastikan lebih nyaman saat berkunjung.

Gus Sholah mengungkapkan tentang pembangunan Museum Islam Nusantara Hasyim Asyari (MINHA) di hadapan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir di Jombang, Sabtu (26/12) malam dengan menyebut museum tersebut sangat penting, sebab di dalamnya akan diisi tentang berbagai pengetahuan Islam.

"Kami berharap tahun depan museum selesai dibangun dan bisa diresmikan. Manfaat museum tersebut sangat penting," ujarnya dalam kegiatan haul ke-6 almarhum Presiden KH Abdurrahman Wahid di PP Tebuireng, Jombang.

Gus Sholah sebelumnya juga telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo, yang salah satunya membahas terkait dengan pembangunan fasilitas di pondok. Presiden juga berkomitmen untuk membantu penyelesaian pembangunan museum di PP Tebuireng, Jombang tersebut.

Pembangunan museum di dalam lingkungan pondok sudah hampir tuntas, namun, untuk isi dari museum nantinya akan dipenuhi secara perlahan. Untuk saat ini, diprioritaskan selesai pembangunan museum tersebut.

Makam mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur yang ada di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, masih menjadi unggulan wisata ziarah di daerah itu.

Di makam itu, selain dimakamkan Gus Dur, juga pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Al Asy'ari, KH Abdul Wahid Hasyim yang merupakan menteri agama pertama, dan sejumlah makam lain.

Dalam setahun, jumlah peziarah yang berkunjung ke lokasi makam mencapai 1,5 juta orang. Rata-rata, dalam sehari bisa sekitar 1.000 pengunjung, bahkan sampai 5.000 pengunjung saat libur panjang.

Selain membuat musuem, saat ini tanah di sekitar pondok seluas 5 hektare juga difungsikan sebagai tempat parkir. Kebijakan ini diambil, sebagai upaya agar lalu lintas di sekitar pondok bisa lancar dan tidak terganggu dengan banyaknya kendaraan peziarah yang berlalu lalang.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jombang WE Tjitrawatie mengatakan potensi wisata di makam Gus Dur memang menjadi magnet tersendiri.

"Untuk itu, kami kembangkan beberapa program dan pengaturan untuk sektor ekonomi," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah membangun lokasi parkir di dekat makam tersebut. Lokasi itu digunakan sebagai tempat parkir seluruh kendaraan peziarah. Dalam sehari, ribuan warga datang ziarah ke makam di PP Tebuireng, Jombang, dan mayoritas menggunakan kendaraan besar.

Dengan itu, potensi pemasukan daerah akan cukup besar, sehingga pemda membuat tempat parkir. Selain untuk pemasukan daerah, tempat parkir itu juga untuk menata parkir kendaraan, agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan utama Jombang-Kediri tersebut.

Untuk parkirnya, setiap kendaraan dikenai Rp10 ribu. Uang itu dikelola dan masuk sebagai pendapatan daerah. Uang parkir itu dinilai standar dan kendaraan pun bisa mendapatkan tempat untuk parkir. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pesan Putri Gus Dur Buat Masyarakat Indonesia

Ini Pesan Putri Gus Dur Buat Masyarakat Indonesia

News | Minggu, 27 Desember 2015 | 00:01 WIB

Hadiri Haul Gus Dur, Ahok Disambut Jamaah yang Hadir

Hadiri Haul Gus Dur, Ahok Disambut Jamaah yang Hadir

News | Sabtu, 26 Desember 2015 | 22:05 WIB

Makam Gus Dur Sementara Waktu Ini Ditutup

Makam Gus Dur Sementara Waktu Ini Ditutup

News | Sabtu, 26 Desember 2015 | 10:07 WIB

Kenang Sosok Gus Dur, Luhut: Langkahnya Pasti dan Sangat Toleran

Kenang Sosok Gus Dur, Luhut: Langkahnya Pasti dan Sangat Toleran

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 21:09 WIB

Terkini

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:22 WIB

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:17 WIB

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:10 WIB

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB