Ini Pesan Putri Gus Dur Buat Masyarakat Indonesia

Ruben Setiawan, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 27 Desember 2015 | 00:01 WIB
Ini Pesan Putri Gus Dur Buat Masyarakat Indonesia
Acara Haul Gus Dur, Sabtu (26/12/2015). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Putri Presiden Keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid, Anita Wahid berharap pada peringatan enam tahun meninggalnya sang ayah, masyarakat Indonesia tetap mempertahankan tradisi menghormati yang sudah ada sejak dulu.

"Dimohon pada haul ke-6 Gus Dur ini kita kembali ke tradisi masyarakat kita ratusan tahun yang lalu, kembali ke tradisi menghormati satu sama lain, melindungi dan mengayomi," kata Anita saat menyampaikan kata sambutan keluarga di peringatan ke 6 wafatnya Gus Dur, Komplek Al Munawwaroh, Jalan Warung Sila 10, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (26/12/2015) malam.

Setelah itu, Anita juga menginginkan agar para pemimpin Republik Indonesia beserta rakyat untuk mengedepankan tradisi mencari kebenarannya terlebih dahulu sebelum menghakimi seseorang.

"Tradisi tabayyun harus dikedepankan sebelum menghakimi. Kita yang hadir di sini semoga ke depannya bisa menjadi pemimpin," katanya.

"Marilah kita teladani Gus Dur, baik dari prilaku dan tindakannya. Mari ini kita lakukan demi bangsa dan anak cucu kita nanti ke depan," Anita menambahkan.

Untuk diketahui, Haul Gus Dur sudah menjadi tradisi yang diperingati oleh masyarakat Indonesia untuk mengenang kepergian salah satu Bapak Bangsa. Adapun tema peringatan kali ini adalah "Merawat Tradisi, Merajut Hati".

Sebagai tokoh yang pernah memimpin negeri ini, Gus Dur telah menjaga tradisi nilai Islam dan menyebarkan nilai-nilai toleransi di Indonesia adalah sebuah usaha yang selalau diperjuangkan oleh Gus Dur. Untuk meneruskan tradisi tersebut, Haul dianggap sebagai salah satu cara mengingat dan menjalankan nilai-nilai tersebut.

Adapun beberapa acara Haul kali ini diantaranya Hataman Qur’an, Tausiah, Tahlilan, Testimoni tokoh dan juga pertunjukan seni.

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramil dan Ketua Umum Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tandjung hingga Machfud MD dan masih banyak tokoh ulama yang hadir lainnya.

Presiden RI ke-4 Gus Dur wafat pada 30 Desember 2009 pada usia ke 69 di Jakarta. Dia lahir di Jombang, Jawa Timur pada 7 September 1940 sebagai anak pertama dari pasangan KH Wahid Hasyim dan Hj Sholehah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Cuma Fufufafa, Inayah Wahid Juga Diduga Sindir Gibran di Haul Ke-15 Gus Dur: Para-Para...

Tak Cuma Fufufafa, Inayah Wahid Juga Diduga Sindir Gibran di Haul Ke-15 Gus Dur: Para-Para...

Lifestyle | Rabu, 25 Desember 2024 | 12:14 WIB

5 Poin Utama Amanat Ciganjur saat Haul Gus Dur ke-14

5 Poin Utama Amanat Ciganjur saat Haul Gus Dur ke-14

Lifestyle | Minggu, 17 Desember 2023 | 16:09 WIB

Haul Ke-14 Gus Dur, Keluarga Bacakan Amanat Ciganjur Berisi Pesan Damai Untuk Pemilu 2024

Haul Ke-14 Gus Dur, Keluarga Bacakan Amanat Ciganjur Berisi Pesan Damai Untuk Pemilu 2024

News | Sabtu, 16 Desember 2023 | 20:52 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×