Misteri Kematian Mirna, Sejam Autopsi Lambung dan Hatinya

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 10 Januari 2016 | 16:30 WIB
Misteri Kematian Mirna, Sejam Autopsi Lambung dan Hatinya
Karangan bunga di rumah duka tempat persemayaman jenazah Wayan Mirna Salihin (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak mengungkapkan hasil autopsi terhadap jenazah Wayan Mirna Salihin (27) yang dilakukan oleh dokter kepolisian.  Mirna merupakan pengantin baru yang meninggal dunia secara tidak wajar setelah minum es kopi Vietnam di kafe Olivier, Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).

"Di dapatkan adanya tanda-tanda perdarahan di dalam lambung," kata Musyafak kepada Suara.com, Minggu (10/1/2016).

Musyafak menjelaskan perdarahan tersebut dapat terjadi karena adanya zat yang bersifat korosif yang dapat merusak jaringan mukosa lambung.

Musyafak belum dapat menjelaskan secara rinci dan menyimpulkan penyebab kematian Mirna.

Musyafak menambahan autopsi tersebut untuk mengambil isi lambung dan sebagian jaringan hati sebagai sampel untuk diperiksakan lebih lanjut ke pusat laboratorium dan forensik.

Proses autopsi semalam dilakukan dari jam 24 sampai dengan jam 01.00 dinihari.

Rabu itu, Mirna janjian ketemu dengan kedua temannya, S dan N.

Setelah Mirna datang dan menyeruput kopi, tak lama kemudian kejang dan tak sadarkan diri.

Dia sempat dilarikan ke klinik kesehatan mal, tetapi kemudian dibawa keluarga ke RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Tapi, nyawa Mirna tak tertolong lagi.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, teman maupun pegawai kafe.

Semula, korban diyakini meninggal karena serangan jantung karena sebelum ngopi dia minum pil diet. Tetapi belakangan ada informasi baru yang mengarah pada sebab kematian yang tidak wajar.

Polisi sudah memeriksa sejumlah pegawai kafe dan teman Mirna. Hanya saja dari dua teman Mirna di kafe, baru satu yang mau diperiksa, teman satu lagi belum bersedia memberikan keterangan kepada polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teman yang Pesan Kopi Buat Mirna Belum Mau Diperiksa Polisi

Teman yang Pesan Kopi Buat Mirna Belum Mau Diperiksa Polisi

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 16:16 WIB

Misteri Kematian Mirna, Pegawai Kafe Olivier Kompak Tutup Mulut

Misteri Kematian Mirna, Pegawai Kafe Olivier Kompak Tutup Mulut

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 15:53 WIB

Misteri Kematian Mirna, Polisi Temukan Zat Sianida di Tubuhnya

Misteri Kematian Mirna, Polisi Temukan Zat Sianida di Tubuhnya

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 15:35 WIB

Misteri Kematian Mirna, Hasil Autopsi Ada yang Mencurigakan

Misteri Kematian Mirna, Hasil Autopsi Ada yang Mencurigakan

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 14:39 WIB

Misteri Kematian Mirna Saat Ngopi di GI, Polisi Sita CCTV

Misteri Kematian Mirna Saat Ngopi di GI, Polisi Sita CCTV

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 13:59 WIB

Terkini

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:50 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB