Kantongi 4 Alat Bukti, Polisi Segera Ungkap Tersangka Kasus Mirna

Suwarjono | Suara.com

Selasa, 26 Januari 2016 | 11:19 WIB
Kantongi 4 Alat Bukti, Polisi Segera Ungkap Tersangka Kasus Mirna
Petugas Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan pra rekonsruksi ulang di Kafe Olivier, TKP tewasnya Wayan Mirna Salihin di Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (20/1). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Memasuki hari ke-20 kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27), yang diduga kuat meninggal karena minum racun sianida, penyidik Polda Metro Jaya  mulai menemui titik terang. Polisi akan menetapkan tersangka siapa pelaku yang diduga memasukkan sianida ke minuman es kopi Vietnam yang diminum Mirna di Restoran Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krisna Murti mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan tersangka setelah Senin kemarin memeriksa saksi kunci Hani, teman yang menemani Mirna bertemu dengan Jessica Kumala Wongso (27). Mereka bertiga bertemu di Olivier saat kejadian hingga Mirna kejang-kejang dan meninggal usai minum es kopi Vietnam.

“Kami sudah siap umumkan tersangka karena bukti sudah lengkap. Siapa pelaku akan kami umumkan setelah kami memaparkan hasil penyidikan kepada jaksa penuntut umum,” kata Krishna Murti Senin kemarin. 

Dijadwalkan, hari ini penyidik Polda Metro Jaya akan memaparkan seluruh hasil penyidikan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Pemaparan seluruh temuan ke kejaksaan ini untuk memastikan seluruh alat bukti cukup dan bisa segera dibawa proses pengadilan. Krishna mengungkapkan telah memiliki empat alat bukti yang signifikan untuk menjerat pelaku, yaitu keterangan saksi, keterangan ahli, dokumen dan petunjuk. “Semua barang bukti penting ini akan kami jelaskan ke jaksa,” kata dia.

BACA JUGA: 

Hani Panik Diperiksa Soal Mirna, Keluar Ruang Penyidik Tutup Muka

Informasi yang dikumpulkan Suara.com, Selasa (26/1/2016), ketengan saksi kunci Hani Senin kemarin menguatkan para penyidik. Hani sangat terkejut dengan bukti-bukti yang dipaparkan penyidik, yaitu saat penyidik kembali memperlihatkan video saat kejadian di Restoran Olivier. Hani diminta kembali mengingat runtutan detil kejadian. Rekaman video menjadi bukti kuat setelah video tersebut diperbesar hingga 48 kali oleh ahli forensik. Sehingga seluruh runtutan kejadian di kafe sangat jelas, termasuk kejadian setelah minum obat dan reaksi orang-orang yang ada di sekeliling Mirna saat kejang-kejang. Termasuk sikap Jessica maupun Hani saat Mirna dalam kondisi kritis.

Barang bukti lain yang signifikan adalah, penyidik telah menerima dokumen penyidik forensik yang diterima Senin kemarin, terkait dengan kandungan sianida yang berada di kopi Vietnam maupun di tubuh korban. 

Dengan kelengkapan bukti-bukti tersebut, diharapkan ekspose ke jaksa penuntut umum menguatkan  konstruksi hukum untuk menghindari adanya upaya praperadilan dari pihak yang bakal ditetapkan sebagai tersangka.

Krishna yakin dengan empat alat bukti yang diperoleh penyidik sudah bisa menentukan penetapan tersangka. Namun penyidik masih butuh koordinasi dengan Kejati DKI agar nantinya fakta-fakta hukum yang ditemukan dalam kasus Mirna jika sudah naik ke persidangan tidak mudah dibantahkan. "JPU yang menyajikan di pengadilan. Nggak boleh kami nggak yakin, JPU-nya nggak yakin bisa dimentahkan. Misalnya kita sudah tetapkan jadi (tersangka) berantakan," katanya.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Lihat CCTV, Teman Mirna Ingat Sesuatu yang Sangat Dicari Polisi

Selfie Gaya Salat, 8 Remaja Ini Dinilai Lecehkan Islam

Ada Kartu Kredit yang Nggak Pernah Dipakai? Jangan Anggap Enteng

Nikita Mirzani-Ahmad Dhani Makin 'Lengket'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus 'Kopi Maut' Mirna, Kejati DKI Terima Surat Penyidikan

Kasus 'Kopi Maut' Mirna, Kejati DKI Terima Surat Penyidikan

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 10:59 WIB

Ungkap Kasus Pembunuhan Mirna, Polisi Pakai Teori Ini

Ungkap Kasus Pembunuhan Mirna, Polisi Pakai Teori Ini

News | Senin, 25 Januari 2016 | 15:54 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB