Manfaat Media Sosial Bagi Partai dan Pendukung

Siswanto, Nikolaus Tolen

Jum'at, 29 Januari 2016 | 18:22 WIB
Manfaat Media Sosial Bagi Partai dan Pendukung
Direktur Institute for Transformation Studies Andi Saiful Haq (tengah) [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Direktur Institute for Transformation Studies Andi Saiful Haq mengatakan media sosial menjadi saluran komunikasi baru yang bisa menyumbangkan banyak hal positif, terutama  dalam konteks reformasi sistem kepartaian di Indonesia. Melalui media sosial, partai politik dapat berinteraksi dengan pengikutnya di internet.

"Situasi yang egaliter, gaya komunikasi yang kritis, validasi informasi yang cepat dan daya kreatif dalam mengemas pesan adalah prasyarat utama jika partai politik mau terjun ke media sosial," kata Andi saat merilis hasil survei Intrans bertajuk Digitalisasi Politik Indonesia yang berlangsung di Dua Nyonya Resto, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2016).

Tapi, memanfaatkan media sosial untuk mencapai tujuan partai politik tidak mudah.

"Tidak banyak partai tentu yang bisa cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan ini, karakter feodal dan tidak transparan masih kuat melekat dalam persepsi publik," kata Andi.

Partai Gerindra menjadi partai politik paling banyak pengikut di media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, Google+, dan Youtube, berdasarkan survei Institut for Transformation Studies yang dirilis di Dua Nyonya Resto, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2016).

"Berdasarkan social audience, Partai Gerindra mengatasi partai politik yang lainnya. Gerindra berhasil meraup pengikut sebesar 3,8 juta pengikut," kata Andi.

Partai politik kedua yang memiliki banyak followers di media sosial adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Partai ini diikuti 1,6 juta orang.

Partai politik ketiga yang mempunyai banyak pengikut adalah Partai Solidaritas Indonesia yang diketuai Grace Natalie.

"PSI dan Perindo sebagai partai baru ternyata mendapat apresiasi cukup positif. PSI mempunyai pengikut 1,1 juta pengikut dan Perindo 48 ribu pengikut," kata Andi.

Menurut Andi, PSI diikuti banyak orang di media sosial karena tema kampanye mereka dinilai terarah dan pengemasan konten kampanye baik.

"PSI cukup mampu menjaga kesesuaian antar brand muda dan baru dengan konten-konten kampanye yang ditampilkan di media sosial," kata Andi.

Partai-partai tua justru tidak populer di media sosial. Misalnya, Partai Kebangkitan Bangsa hanya mendapat 13 ribu pengikut, Partai Amanat Nasional lebih sedikit dari PKB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Daftar Partai Terbanyak Pengikutnya di Media Sosial

Ini Dia Daftar Partai Terbanyak Pengikutnya di Media Sosial

News | Jum'at, 29 Januari 2016 | 16:53 WIB

Terkini

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:08 WIB

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

×