Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 08:11 WIB
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo. (Suara.com/Lilis Varwati)
  • Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tabrakan KRL dan kereta Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur sejak Selasa pagi.
  • Insiden kecelakaan kereta di Bekasi tersebut mengakibatkan 81 orang mengalami luka-luka dan 7 orang dinyatakan meninggal dunia.
  • PT KAI menutup sementara akses Stasiun Bekasi Timur guna memprioritaskan proses penyelamatan korban serta sterilisasi lokasi kejadian tersebut.

Suara.com - Proses evakuasi korban tabrakan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dengan kereta api jarak jauh Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur hingga Selasa (28/4) pagi masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan terlihat masih bekerja di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban dari rangkaian kereta yang mengalami kerusakan parah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kantong jenazah masih terus dikeluarkan dari area tabrakan. Petugas terlihat bergantian membawa korban menuju titik evakuasi, sementara sejumlah ambulans telah bersiaga di area luar stasiun untuk segera membawa jenazah ke rumah sakit terdekat.

Sejumlah personel dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan turut dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi yang berlangsung sejak malam hari.

Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan bahwa Stasiun Bekasi Timur untuk sementara ditutup guna mendukung proses evakuasi dan sterilisasi lokasi kejadian.

"Sampai pagi ini untuk stasiun Bekasi Timur itu kami tutup sementara dan KRL layanannya hanya sampai stasiun Bekasi, supaya evakuasi ini benar-benar bisa kami maksimalkan di dalam penyelamatan penumpang," kata Vice President PT KAI Anne Purba.

KAI juga mengonfirmasi bahwa jumlah korban luka-luka akibat insiden tersebut mencapai 81 orang dan 7 orang meninggal dunia. Data ini masih bersifat sementara dan berpotensi berubah seiring proses identifikasi dan evakuasi yang masih berjalan.

Hingga saat ini, penyebab pasti tabrakan antara KRL dan kereta jarak jauh tersebut masih dalam penyelidikan. 

Situasi di sekitar Stasiun Bekasi Timur masih dipadati petugas dan aparat keamanan. Garis polisi telah dipasang untuk membatasi akses masyarakat ke lokasi kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:08 WIB

Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia

Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 08:06 WIB

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:56 WIB

Terkini

Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!

Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:56 WIB

Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan

Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:39 WIB

25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya

25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:38 WIB

Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi

Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:32 WIB

KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur

KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:25 WIB

Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas

Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:25 WIB

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:24 WIB

Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!

Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

News | Selasa, 28 April 2026 | 06:10 WIB