Psikolog Forensik Yakin Bukan Jessica Pelakunya

Ririn Indriani, Nikolaus Tolen

Sabtu, 30 Januari 2016 | 10:47 WIB
Psikolog Forensik Yakin Bukan Jessica Pelakunya
Jessica Kumala Wongso [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel menyakini bahwa Jessica Wongso bukanlah pelaku pembunuhan kasus "kopi Maut" Mirna.

Hal ini disampaikan Reza setelah mendengar bahwa pihak Penyidik Polda Metro Jaya sudah menangkap Jessica. Ia ditangkap di Hotel Neo Mangga Dua Square, Jakarta Utara, pada pukul 7.45 WIB pagi tadi.

Penangkapan dipimpin oleh  Kanit IV Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Tahan Marpaung.

"Saya masih tidak yakin kalau pelaku dalam kasus ini adalah J (Jessica)," kata Reza di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(30/1/2016).

Ia melihat bahwa dalam menangani kasus yang sudah menyita perhatian masyarakat ini, para penyidik Polda Metro Jaya begitu kikuk. Hal tersebut membuat masyarakat memberikan sanksi sosial kepada pelaku, dalam hal ini dianggap oleh masyarakat, adalah Jessica.

"Ini akan memberikan penyiksaan, apalagi dengan ditahannya Jessica tentu ini akan membuatnya lebih tersiksa lagi," kata Reza.

BACA JUGA: 

Cerita Penangkapan Jessica: Rumah Kosong, Ternyata di Hotel

Menurut lelaki yang menjadi satu-satunya psikolog dalam bidang Forensik di Indonesia ini, kasus pembunuhan terhadap Mirna ini merupakan kasus pembunuhan salah sasaran. Dia menduga, ada korban lain yang sebenarnya menjadi tujuan pelaku pada saat itu.

"Saya tidak yakin bahwa ini pembunuhan korban yang sesungguhnya. Dengan kata lain, saya masih kuat menduga ini kasus pembunuhan salah sasaran. Persiapan yang matang, tapi tidak sesuai harapan pada akhirnya," kata Reza.

Jessica adalah teman Mirna saat kuliah di Billy Blue College, Sydney, Australia. Sebelum Mirna tewas akibat racun sianida di kopi yang di minumnya di Kafe Olivier Grand Indonesia, Jessica adalah orang yang pertama kali datang dan memesankan minuman untuk Mirna dan Hani.

Dia pun sudah berkali-kali dipanggil oleh penyidik Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Dengan berulang kali dipanggil dan diperkuat oleh aksi penangkapan tadi pagi, dugaan masyarakat pun semakin mengarah kepada Jessica sebagai pelaku dalam kasus tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Aneh, Kru dan Penumpang Pingsan Secara Misterius di Pesawat Ini

Ingin Punya Anak, Feby Febiola : Kalau Bisa Tanpa Hamil

Di atas Panggung Syahrini Bilang Siap 'Dibuahi'

Rekaman Percakapan Diduga Indra Bekti dan Gigih Bocor di Internet

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Penangkapan Jessica: Rumah Kosong, Ternyata di Hotel

Cerita Penangkapan Jessica: Rumah Kosong, Ternyata di Hotel

News | Sabtu, 30 Januari 2016 | 10:24 WIB

Terkini

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

×