Sebanyak 603 Eks Anggota Gafatar DIpulangkan ke Daerahnya

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 31 Januari 2016 | 00:52 WIB
Sebanyak 603 Eks Anggota Gafatar DIpulangkan ke Daerahnya
Ratusan Eks Gafatar Dipulangkan

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memulangkan sebanyak 603 orang eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang ditampung di Asrama haji Donohudan Boyolali, ke daerahnya masing-masing.

Kepala Sub Bidang Ketahanan Seni Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan, Kesatuan Bangsa dan Politik Jateng, Prayitno S, di Boyolali, Sabtu, mengatakan, sebanyak 603 dari 1.716 orang eks Gafatar yang ditampung di asrama Donohudan Boyolali telah dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Eks Gafatar setelah menjalani pembinaan baik kedatangannya di Donohudan, masuk kelompok gelombang pertama, kedua maupun ketiga sudah dijemput oleh pemerintah daerah masing-masing. Mereka hingga Sabtu ini, yang masih tersisa di asrama Donohudan, sekitar 1.113 orang.

"Eks Gafatar, pada Sabtu ini, yang dipulangkan atau dijemput oleh Pemda masing-masing sebanyak 168 orang yang terdiri dari Purbalingga 106 orang, Kebumen (32), Sragen (delapan), dan Kota Surakarta (22)," katanya.

Eks Gafatar sebelumnya yang dipulangkan ke daerah masing-masing, pada Jumat (29/1), sebanyak 435 orang yang terdiri dari D.I. Yogyakarta 256 orang, Jateng (40), dan sisanya dari Bekasi, Depok, Bengkulu dan Kalimantan.

Selain itu, warga eks Gafatar beberapa orang dari Kota Salatiga juga sudah diambil oleh Pemkot Salatiga.

Menurut dia, Pemerintah daerah terkait dapat mengambil warganya eks Gafatar yang ditampung asrama, setelah menjalani pembinaan.

Ia mengatakan, sebanyak 37 orang eks Gafatar kembali dibawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu ini. Mereka dibawa dengan pesawat terbang Lion Air dari Bandara Supadio, Pontianak dan mendarat di Bandara Ahmad Yani, Semarang, sekitar pukul 07.40 WIB.

"Kami mendapat informasi, akan ada kedatangan lagi ratusan orang eks Gafatar di asrama Donohudan Boyolali, pada Minggu (31/1).

Kepala Bagian Umum Setda Kebumen, Edi Purwoko mengatakan, pihaknya menjemput sebanyak 32 warganya eks Gafatar di asrama Donohudan untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan pembinaan secara rutin kepada eks Gafatar tersebut. Mereka juga dipantau kesehatannya melalui Tim Medis Puskesmas daerah setempat.

"Kami bersama MUI setempat, akan dirancang pembinaan melalui pengajian setiap dua minggu atau satu bulan sekali," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB