PascaCOP21 Paris, Menko Darmin: AS dan Eropa Kurang Mendukung

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 01 Februari 2016 | 12:23 WIB
PascaCOP21 Paris, Menko Darmin: AS dan Eropa Kurang Mendukung
Logo COP21. [Suara.com/Laban Laisila]

Suara.com - Saat ini Indonesia tengah menjalankan komitmen Paris Agreement yang telah ditandatangani pada acara Conference of the Parties (COP) 21 di Paris.

Hanya saja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan Indonesia masih kekurangan dukungan. Khususnya dukungan dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Dua negara itu masih minim konsumsi green product (produk ramah lingkungan).

"Kita dipandang sebagai negara yang strategis untuk menggalakkan Paris Agreement ini karena luas hutan di Indonesia dan perairan Indonesia yang membentang sangat luas. Tapi hingga saat ini konsumen negara maju belum menujukkan peran signifikan untuk mengeluarkan biaya bagi green produk. Padahal, awalnya di negara maju bersedia membayar lebih untuk being green," kata Darmin sat memberikan kata sambutan dalam Festival Iklim di JCC, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2016).

Paris Agreement merupakan sebuah kesepakatan nagara-negara maju untuk menjalankan program pengurangan emisi melalui pembangunan rendah karbon dan pengurangan suhu diatas dua persen. Paris Agreement menjadi landasan komitmen global pasca 2020.

Kesepakatan Paris memuat tujuan global untuk adaptasi perubahan iklim. Termasuk secara terpisah menyebut tentang kerusakan dan kerugian akan dampak perubahan iklim (loss and damage).

Melihat kondisi tersebut, Darmin pun mengimbau kepada pemerintah dan masyarakat-masyarakat di negara maju untuk membantu Indonesia dalam mewujudkan Paris Agreement tersebut yakni pengurangan suhu diatas dua persen.

Ia mengklaim, jika Indonesia berhasil menjalankan Paris Agreement tersebut akan memberikan dampak yang besar bagi perekonomian internasional tak hanya Indonesia.

"Makanya ini perlu dukungan dari negara maju, salah satunya ya dengan membeli produk ramah lingkungan. Karena soal Paris Agreement bukan untuk saat ini saja. Tapi untuk masa depan bersama," ungkapnya.

Festival Iklim ini diselenggarakan mulai tanggal 1 hingga 4 Februari. Festival yang deslenggarakan oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup ini dihadiri oleh para duta besar negara-negara sahabat dan juga perwakilan organisasi yang terkonsentrasi dalam perubahan iklim. Beberapa artis juga direncanakan akan memeriahkan acara ini seperti Oppie Andaresta, Nugie dan Melanie Subono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Air Menguap, Danau Terbesar Kedua di Bolivia Lenyap

Air Menguap, Danau Terbesar Kedua di Bolivia Lenyap

Tekno | Jum'at, 22 Januari 2016 | 21:14 WIB

Cuaca Ekstrem di Sidney, Hujan Es Pecahkan Kaca Mobil

Cuaca Ekstrem di Sidney, Hujan Es Pecahkan Kaca Mobil

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 14:00 WIB

Kesepakatan COP Paris 'Sundul' Saham Perusahaan Energi Terbarukan

Kesepakatan COP Paris 'Sundul' Saham Perusahaan Energi Terbarukan

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 05:49 WIB

Sikap Indonesia Terhadap Hasil KTT Perubahan Iklim Paris

Sikap Indonesia Terhadap Hasil KTT Perubahan Iklim Paris

News | Senin, 14 Desember 2015 | 06:16 WIB

Indonesia Promosikan SVLK Untuk Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Indonesia Promosikan SVLK Untuk Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Bisnis | Minggu, 13 Desember 2015 | 13:48 WIB

Ini Lima Poin Utama Kesepakatan Paris

Ini Lima Poin Utama Kesepakatan Paris

News | Minggu, 13 Desember 2015 | 12:19 WIB

Pertemuan COP21 Berakhir, Ini Poin Penting Hasil Pembahasan

Pertemuan COP21 Berakhir, Ini Poin Penting Hasil Pembahasan

News | Sabtu, 12 Desember 2015 | 23:37 WIB

Pembahasan Alot, Kesepakatan Pertemuan COP21 Molor

Pembahasan Alot, Kesepakatan Pertemuan COP21 Molor

News | Sabtu, 12 Desember 2015 | 16:08 WIB

2000 Aktivis Bakal Gelar Demontrasi Akbar Sikapi Hasil COP21

2000 Aktivis Bakal Gelar Demontrasi Akbar Sikapi Hasil COP21

News | Jum'at, 11 Desember 2015 | 14:41 WIB

Hari Ini Penentuan Negosiasi Perubahan Iklim COP21

Hari Ini Penentuan Negosiasi Perubahan Iklim COP21

News | Jum'at, 11 Desember 2015 | 13:31 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×